Li Keqiang dan Medvedev Pimpin Pertemuan Perdana Menteri Tiongkok-Rusia ke-24

2019-09-18 09:47:21

Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang dan Perdana Menteri Rusia Dimitri Medvedev bersama-sama memimpin pertemuan periodik perdana menteri Tiongkok-Rusia ke-24 di St. Petersburg, Rusia pada Selasa kemarin (17/9).

Li Keqiang mengatakan, peningkatan kerja sama strategis serta kepercayaan politik antara Tiongkok dan Rusia tidak hanya menguntungkan bagi kedua pihak, tapi juga akan menyampaikan pesan positif bagi pemeliharaan kemakmuran dan kestabilan kawasan dan dunia.

Li Keqiang dan Medvedev mendengarkan laporan-laporan yang disampaikan Wakil Perdana Menteri Tiongkok dan Rusia.

Li Keqiang dan Medvedev menilai positif hasil-hasil kerja sama yang dicapai kedua pihak selama satu tahun yang lalu. Li Keqiang menyatakan, Tiongkok bersedia melakukan integrasi antara inisiatif Sabuk dan Jalan dengan Uni Ekonomi Eurasia atau EAEU, memelihara momen pertumbuhan perdagangan bilateral, meningkatkan fasilitasi perdagangan dan investasi, serta berusaha mewujudkan target peningkatan dua kali lipat volume perdagangan kedua negara. Li Keqiang mengharapkan kedua pihak dengan sungguh-sungguh melaksanakan kerja sama mega proyek energi, memperluas keterbukaan dua arah, dan menjajaki pola integrasi pengilangan minyak. Li Keqiang mengatakan, kedua pihak perlunya meningkatkan kerja sama di bidang inovasi iptek dan sepenuhnya menggali potensi kerja sama di bidang-bidang penelitian ilmu dasar, penelitian aplikasi dan komersialisasi hasil-hasil iptek dengan memanfaatkan kesempatan penyelenggaraan Tahun Inovasi Ilmu Pengetahuan Tiongkok-Rusia. Di samping itu, kedua pihak diharapkan dapat meningkatkan kerja sama di bidang-bidang moneter, pertanian dan pertukaran kebudayaan guna mendorong hubungan Tiongkok-Rusia ke level yang lebih tinggi.

Medvedev menyatakan, tahun ini bertepatan peringatan 70 tahun berdirinya RRT dan 70 tahun penggalangan hubungan diplomatik Rusia-Tiongkok.

Saat ini ketidakstabilan situasi dunia terus meningkat dan proteksionisme semakin marak. Untuk mengantisipasinya, Rusia bersedia meningkatkan komunikasi strategis dan kerja sama pragmatis dengan Tiongkok, terutama memperluas kerja sama di bidang energi, kecerdasan buatan manusia dan robot. Sementara itu berusaha meningkatkan skala perdagangan kedua pihak, dan mendorong kerja sama kedua pihak di bidang-bidang energi, pertanian, industri, penerbangan dan antariksa serta energi nuklir untuk mencapai lebih banyak hasil. Medvedev mengatakan, Rusia memandang penting kerja sama antar daerah kedua negara, dan bersedia mendorong pertukaran antara perguruan tinggi dan pemuda kedua negara untuk memperkokoh fondasi aspirasi rakyat kedua negara.

Perdana Menteri dari kedua negara juga bertukar pendapat mengenai masalah-masalah internasional dan regional yang menjadi perhatian bersama.

Seusai pertemuan, Li Keqiang dan Medvedev menandatangani Komunike Bersama Pertemuan Periodik ke-24 Perdana Menteri Tiongkok-Rusia.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok