Macron: Upayakan Solusi untuk Hindari Brexit Keras

2019-08-23 10:58:49
r_1589732_2019082310581584609900.jpg r_1589732_2019082310582470096900.jpg r_1589732_2019082310583097899400.jpg

XINHUA: Presiden Prancis Emmanuel Macron hari Kamis kemarin (22/8) menyatakan, Uni Eropa (UE) dan Inggris berkemungkinan untuk mencari solusi dalam waktu 30 hari ke depan untuk menghindari Brexit Keras agar Inggris dapat mengundurkan diri dari UE secara tertib.

Hari Kamis kemarin, Macron mengadakan pertemuan dengan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson yang datang berkunjung di Istana Elysee Prancis. Di depan jumpa pers bersama sebelum pertemuan itu, Macron mengatakan, dirinya yakin bahwa UE dan Inggris “berkemungkinan untuk mencari solusi dalam waktu 30 hari ke depan”, agar Inggris dapat mundur dari UE secara tertib. Menanggapi sengketa kedua pihak seputar “rancangan cadangan” dalam perjanjian Brexit yang berkaitan dengan masalah perbatasan Irlandia Utara, Macron berpendapat agar kedua pihak mencari solusi dalam kerangka perjanjian yang ada saat ini. Dirinya menekankan tidak akan kembali membicarakan sebuah perjanjian Brexit yang baru dalam waktu 30 hari.

Sementara itu, Macron menyatakan pula bahwa Prancis juga sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai situasi termasuk pengunduran diri Inggris dari UE tanpa perjanjian.

Johnson menyatakan bahwa Inggris juga berharap dapat segera mencari solusi bersama dengan UE. Satu hari sebelum setelah diadakannya pembicaraan dengan Kanselir Jerman Angela Merkel, Johnson menyatakan bahwa dirinya “sangat terinspirasi”.



Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok