Menlu Iran: Ekspor Minyak Bumi Adalah Garis Batas Mempertahankan Perjanjian Nuklir Iran

2019-08-06 10:02:08

XINHUA: Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif hari Senin (5/8) kemarin menyatakan, menjaga volume ekspor minyak bumi sebesar 2,8 juta barel per hari, merupakan garis batas bagi Iran untuk terus mempertahankan perjanjian komprehensif masalah nuklir Iran.

Dikutip dari perkataan Zarif, kantor berita Iran menyatakan bahwa Iran berharap dapat mempertahankan perjanjian nuklir Iran, dan juga berharap dapat terus melaksanakan perjanjian tersebut, namun pihak penandatangan lainnya juga seharusnya mengambil tindakan yang layak. Volume ekspor minyak bumi Iran seharusnya kembali ke kuota saat AS mengumumkan pengunduran dirinya dari perjanjian nuklir Iran pada bulan Mei tahun 2018 yang lalu, hal tersebut merupakan garis batas bagi Iran untuk terus melaksanakan perjanjian tersebut.

Zarif sekali lagi mengimbau negara-negara Eropa untuk melaksanakan komitmen mereka yang tercantum dalam perjanjian nuklir Iran. Ia menyatakannya bahwa dewasa ini, tidak hanya di bidang ekspor minyak bumi Iran saja, komitmen negara-negara Eropa terhadap Iran seperti menjamin likuidasi dana serta serangkaian kerja sama dengan Iran juga belum terlaksana. Situasi pelaksanaan perjanjian negara-negara Eropa seharusnya tidak bergantung pada AS.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok