Solusi Tiongkok Dorong Pembentukan Komunitas Senasib di Dunia

2019-06-29 15:23:00

KTT G-20 sedang diselenggarakan di Kota Osaka, Jepang. Berbagai anggota G-20 sudah berkumpul untuk membahas topik-topik ekonomi di seluruh dunia untuk mencari solusi untuk menyelesaikan masalah pertumbuhan ekonomi global.

Kini, situasi ketidakpastian dan ketidakstabilan ekonomi dunia diakibatkan situasi ketegangan perdagangan, sedangkan ketegangan perdagangan dipicu oleh unilateralisme dan proteknisme perdagangan yang dijunjung oleh negera-negara tertentu.

Untuk menyelesaikan masalah ini, Tiongkok selalu mengajukan solusi-solusi positif, antara lain pembentukan komunitas senasib yang diajukan oleh Presiden Tiongkok Xi Jinping di beberapa ajang internasional.

Tiongkok mendukung pembentukan ekonomi dunia yang terbuka, menenteng proteknisme, menegakkan mekanisme perdagangan multilateral yang berdasarkan peraturan internasional. Tiongkok mengajukan inisiatif "The Belt and Road" untuk mendorong pembangunan infrastruktur di berbagai negara, agar lebih lanjut mendorong perkembangan investasi dan penempatan kerja di negara-negara tersebut.

Selain itu, Tiongkok juga sudah mengeluarkan informasi yang positif terhadap masalah-masalah yang menarik perhatian seluruh dunia.

Bertujuan lingkungan investasi di Tiongkok, Presiden Xi Jinping sudah beberapa kali menekankan bahwa Tiongkok akan terus mendorong keterbukaannya, sehingga lingkungan investasi di Tiongkok semakin transparan dan menguntungkan.

Bertujuan aurs anti globalisasi, Tiongkok mendorong pengintegrasian investasi dan perdagangan dengan ekonomi digital, agar teknologi baru dan tinggi Tiongkok dapat membantu negara-negara lain untuk menyejahterakan setiap orang.

Kemarin, Presiden Tiongkok Xi Jinping mengadakan pertemuan dengan Presiden Indonesia Joko Widodo secara sukses di Osaka. Kedua pihak sepakat untuk bertukar pengalaman pengelolaan negara dan pengintegrasian strategi masing-masing negara. Pertemuan kali ini sangat penting, tidak hanya merupakan pertemuan pertama sejak Presiden Joko Widodo kedua kali terpilih sebagai presiden Indonesia, tetapi juga pertemuan ini merupakan pertemuan antara kedua negara yang betul-betul besar, baik dari bidang populasinya maupun dari bidang jumlah ekonominya.

Dari hasil pertemuan kali ini, kami bisa lihat prospek perkembangan hubungan kedua negara di masa depan sangat cemerlang. Pertama, kedua negara tetap akan meningkatkan kerja sama di bidang infrastruktur. Kepala kedua negara sekali ini menekankan akan mendorong pembangunan infrastuktur, terutama pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Indonesia tentu membutuhkan infrastruktur yang memadai, sedangkan Tiongkok mempunyai cukup banyak pengalaman dan kemampuan dalam bidang ini. Kedua, kedua negara akan mendorong pengintegrasian strategi pembangunan negara dengan lebih mendalam. Indonesia dan Tiongkok sudah menandatangani kesepahaman dalam pembangunan Koridor Ekonomi Komprehensif Regional di Sumatra Utara, Kalimatan Utara, Sulawesi Utara, dan Bali, ini peluang besar bagi Indonesia, juga bagi Tiongkok sebagai investor. Ketiga, pertukaran sosial dan budaya akan dikembangkan lebih lanjut. Sekarang, Tiongkok sudah beberapa tahun menjadi negara sumber wisatawan terbesar bagi Indonesia, di masa depan, Indonesia berpeluang menarik lebih banyak warga Tiongkok, tidak hanya sebagai wisatawan, melainkan juga bisa sebagai pelajar, guru, insinyur, dan lain sebagainya. Sementara, Tiongkok juga akan lebih tertarik bagi orang Indonesia untuk berkuliah atau berwisata.

Rancangan Tiongkok untuk membentuk komunitas senasib di dunia bukan hanya menguntungkan Tiongkok sendiri, melainkan "Win Win Solution". Tiongkok yakin hanya dapat menyelesaikan masalah melalui perkembangan, tapi perkembangan ini tidak bisa dilakukan sepihak, melainkan membutuhkan kerja sama yang saling menguntungkan.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok