Pengacauan Hong Kong Tak Menguntungkan Siapapun

2019-06-15 14:19:08

Baru-baru ini ada anggota Kongres AS menyinggung lagi Rancangan Undang-Undang HAM dan Demokrasi Hong Kong lagi dan menuntut pemerintah AS mengevaluasi status otonomi Hong Kong tiap tahun untuk memutuskan apakah dipertahankan pemberian status khusus Hong Kong sebagai sebuah zona tarif independen berdasarkan Undang-Undang Politik AS mengenai Hong Kong. Campur tangan kasar sejumlah politikus AS terhadap urusan internTiongkok menunjukkan sepenuhnya percobaan AS untuk membendungi perkembangan Tiongkok dan pemberian tekanan semaksimal multi-dimensi terhadap Tiongkok. akan tetapi, orang yang cerdas harus jelas bahwa pengacauan Hong Kong tidak menguntungkan siapapun.

Sejak kembalinya ke pangkuan tanahair, “Satu Negara Dua Sistem” dilaksanakan di Hong Kong dengan menyeluruh dan sukses. HAM dan kebebasan terjamin sepenuhnya oleh Undang-Undang Pokok, Peraturan Undang-Undang HAM Hong Kong serta peraturan terkait lainnya. Warga Hong Kong menikmati hak dan kebebasan luas yang tiada taranya sebelumnya. Inilah kenyataan objektif yang dapat dirasakan warga Hong Kong. Pemerintahan Hong Kong oleh Warga Hong Hong sama sekali tidak patut dicampuri AS dengan main tuding dan mengadakan apa yang disebut “identifikasi”.

Padahal,Undang-Undang Politik AS mengenai Hong Kong itu sendiri merupakan intervensi AS tehradap urusan intern Tiongkok. Pihak AS tiap tahun mengemukakan sebuah laporan yang berkomentar terhadap urusan Hong Kong sebelum dan sesudah kembalinya ke tanahair. Setelah jatuh tempo pada tahun 2006, laporannya pernah berhenti selama beberapa tahun. Setelah terjadinya Peristiwa “Penduduk Distrik Sentra” ilegal di Hong Kong pada tahun 2014, Departemen Luar Negeri AS mengemukakan lagi apa yang disebut laporan Undang-Undang Politik Hong Kong dan terus main tuding tentang Hong Kong dan mencampuri urusan intern Tiongkok. di latar belakang pergesekan perdagangan Tiongkok dan AS terus meningkat, Senat AS menerima baik Rancangan Undang-Undang HAM dan Demokrasi Hong Kong itu, dan keinginannya ilah terus memberikan tekanan semaksimal kepada Tiongkok dengan cara pemberian atau tidak perlakuan preferensial kepada Hong Kong.

Urusan Hong Kong mutlak urusan intern Tiongkok. Hong baik atau tidak, warga Hong Kong yang luas baru berhak bicara. Kekuatan negara-negara asing manapun tidak berhak mengintervensi. Tiongkok mutlak tidak akan memperbolehkan kekuatan luar mengintervensi urusan intern Hong yang juga urusan dalam negeri Tiongkok. politikus AS harus jelas, pengacauan terhadap Hong Kong tidak menguntungkan siapapun dan mereka hendaknya lebih banyak melakukan hal yang menguntungkan saling percaya dan kerja sama Tiongkok-AS.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok