Laporan Riset AS: Risiko Utang Sabuk dan Jalan Telah Dibesar-besarkan

2019-05-09 12:49:19

XINHUA: Menurut laporan yang dikemukakan oleh Institut Afrika Tengah Universitas Johns Hopkins AS dan perusahaan riset AS Rhodium Group, risiko utang terkait inisiatif Sabuk dan Jalan selalu dibesar-besarkan atau didistorsi.

Laporan tersebut mengatakan, terhitung hingga akhir tahun 2017, sekitar 17 negara yang berpendapatan rendah di Afrika kini telah menghadapi risiko krisis utang, atau sulit melunasi utang publik. Melalui arsip utang yang dibuat untuk negara-negra tersebut, Institut Afrika Tengah menemukan bahwa negara-negara kreditor tersebut kebanyakan bukanlah Tiongkok.

Kepala Institut Afrika Tengah Deborah Brautigam dalam artikelnya di New York Times baru-baru ini mengatakan, Sabuk dan Jalan bukan diplomasi jebakan utang, melainkan inisiatif global yang berciri khas Tiongkok.

Laporan tersebut telah meneliti 40 kasus perundingan kembali kredit antara Tiongkok dan negara-negara sepanjang Sabuk dan Jalan. Hasil penelitian menunjukkan, meski Tiongkok memiliki bobot ekonomi yang sangat besar, dalam banyak kasus, hasil perundingan kembali lebih menguntungkan bagi negara pengutang.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok