UE, Prancis, Jerman dan Inggris Khawatirkan Sanksi Baru AS terhadap Iran

2019-05-05 15:01:08

Komisaris Senior Uni Eropa untuk Kebijakan Diplomatik dan Keamanan Federica Mogherini dan Menteri Luar Negeri dari Prancis, Jerman dan Inggris dalam pernyataan bersama kemarin(4/5) menyatakan penyesalan dan khawatir atas keputusan AS di mana tidak memberikan amnesti sanksi kepada sebagian negara dan daerah yang mengimpor minyak dari Iran, dan juga mengkhawatirkan  keputusan AS  yang menghentikan amnesti terhadap sejumlah proyek Iran dalam kerangka persetujuan nuklir Iran.

Pernyataan bersama itu diumumkan Kementerian Luar Negeri Prancis. UE dan Prancis, Jerman dan Inggris berpendapat, pencabutan sanksi terhadap Iran merupakan konten penting dalam persetujuan nuklir Iran, tidak hanya menguntungkan hubungan ekonomi Iran dengan luar negeri tapi juga menguntungkan jaminan pada kehidupan pokok rakyat Iran. UE, Prancis, Jerman dan Inggris menyatakan penyesalan mendalam atas sanksi kembali AS terhadap Iran setelah AS mundur diri dari persetujuan itu.

Pernyataan itu menekankan, UE, Prancis, Jerman dan Inggris selalu dengan tegas mendukung persetujuan nuklir Iran dan berpendapat hal itu  sangat penting bagi kestabilan dan keamanan di kawasan Timur Tengah. Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) beberapa kali mengkonfirmasikan bahwa Iran selalu melaksanakan persetujuan itu dan persetujuan itu masih berlaku hingga saat ini.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok