Rusia: Krisis Rudal Kuba Tak Akan Terjadi di Venezuela

2019-04-05 09:51:12

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov hari Rabu (3/4) menyatakan, personel militer dan materi yang dikirim Rusia ke Venezuela sesuai dengan persetujuan antara pemerintah kedua negara, Rusia tidak berniat untuk mengubah Venezuela sebagai Suriah kedua, krisis rudal Kuba tak akan terjadi lagi di Venezuela.

Pada tanggal 23 bulan lalu, pesawat militer Rusia tiba di Venezuela dengan mengangkut sejumlah anggota militer dan 35 ton materi. Pada tanggal 29 bulan lalu, Deputi Presiden AS untuk urusan keamanan nasional, John Bolton mengatakan, tentara asing yang ditempatkan di Venezuela telah menjadi ancaman bagi perdamaian internasional dan kestabilan regional, pihak AS menentang pengiriman materi militer ke Venezuela, sementara memperingatkan “negara-negara non belahan barat” jangan mengambil aksi terkait.

Lavrov dalam wawancaranya hari Rabu mengatakan, sikap pihak AS itu adalah pernyataan kasar. Walau AS mengindikasikan akan mengambil “semua langkah” dalam penyelesaian masalah Venezuela, termasuk intervensi militer, namun dia tidak menganggap bahwa krisis rudal Kuba akan terjadi kembali.


Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok