AS Akan Cabut Status GSP India dan Turki

2019-03-06 10:37:17

Wakil Perdagangan Amerika Serikat (AS) Robert Lighthizer, hari Senin (04/03) kemarin mengumumkan, atas perintah Presiden AS Donald Trump, pemerintah AS merencanakan untuk mencabut status preferensi perdagangan atau Generalized Systems of Preference (GSP) untuk India dan Turki.

Pernyataan yang dikeluarkan Kantor Wakil Perdagangan AS kemarin menunjukkan, pemerintah AS mencabut status GSP India karena India tidak memberi jaminan akan memberikan akses yang adil dan masuk akal bagi masuknya barang-barang Amerika ke pasarnya. Selain India, AS juga berencana menarik Turki dari fasilitas GSP dengan alasan bahwa negara tersebut telah menikmati perkembangan ekonomi yang cukup.

Menurut hukum AS, keputusan tersebut akan berlaku dalam waktu 60 hari setelah diberitahukan kepada Kongres AS dan pemerintah-pemerintah negara tersebut.


Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok