Pertemuan Trump dan Kim Jong-Un Capai Hasil Namun Tanpa Kesepakatan

2019-03-01 10:58:02
1484072_2019030110093065295800.jpg

Pertemuan antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan pemimpin Korea Utara(Korut) Kim Jong-Un telah mengadakan pertemuan ke-2 di Hanoi, ibukota Vietnam. Sejauh berita ini diturunkan, pihak Korut belum mengumumkan sikap pemerintah, namun Presiden AS Donald Trump mengatakan, pertemuan 2 hari ini berhasil namun tanpa mencapai kesepakatan apa saja.

Kemarin pagi menurut jadwal, pemimpin tertinggi Korut Kim Jong Un dan Presiden AS Donald Trump telah berturut-turut melakukan pertemuan ber-2 orang kemudian pembicaraan delegasi, pertemuan itu berlangsung lebih cepat berakhir dari pada rencananya. Kedua pihak meninggalkan tempat pertemuan itu dan tidak menandatangani dokumen yang direncanakan.

Menurut pihak AS, terdapat perselisihan antara AS dan Korut terkait pencabutan sanksi terhadap Korut. Tapi hal ini tidak berarti perundingan itu menemui jalan buntu. Dalam jumpa pers usai pertemuan itu, kepada media Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menyatakan, kedua pihak mencapai kemajuan besar dalam pembicaraan itu dan juga memiliki pendirian lebih mirip dari pada yang lalu, kedua pihak akan terus berupaya bersama.

Dikatakan secara obyektif  bahwa   meskipun gagal mencapai kesempatan, namun pertemuan Trump dan Kim Jong Un juga mencapai hasil untuk pemecahan masalah nuklir Semenanjung Korea.

Pertama, sejak KTT pertama  di Singapura pada Juni lalu, Korut dan AS telah memperdalam pengertian antara satu sama yang lain, dan juga lebih jelas mengetahui apa permintaan pihak lain, ini adalah dasar baik bagi perundingan ke depan.

Kedua, sejumlah masalah yang menjadi keprihatinan kedua pihak telah dibahas dalam pertemuan ini. Misalnya pemimpin Korut Kim Jong Un mengatakan, kehadirannya di Vietnam justru memperlihatkan keinginannya untuk mewujudkan denuklirisasi. Menurut berita, usulan AS untuk membuka kantor AS di Pyongyang juga mendapat tanggapan positif dari Korut.

Akan tetapi, masalah nuklir Korea yang telah berlangsung puluhan tahun tidak mungkin dapat diselesaikan tuntas melalui satu kali atau dua kali KTT. Kekurangan percaya dan sikap bermusuhan yang bertahun-tahun sulit dihapuskan total dalam waktu singkat. Hasil pertemuan kali ini justru memperlihatkan  kesimpangsiuran masalah nuklir Semenanjung Korea.

Dari “ribut-ribut” soal nuklir ke 2 kali berjabatan tangan selama dua tahu ini, hubungan Korut dan AS mengalami perbaikan nyata. Hal ini juga membuktikan bahwa perundingan merupakan solusi satu-satunya untuk pemecahan masalah nuklir Semenanjung Korea. Justru seperti apa yang dikatakan Menlu Tiongkok Wang Yi dalam pertemuan dengan Wakil Menteri Luar Negeri Korut Ri Kil-Song bahwa perundingan Korut dan AS telah memasuki tahap mendalam, adalah wajar apabila menemukan kesulitan. Namun dialog politik adalah solusi pemecahan masalah Semenanjung Korea, tujuannya adalah mewujudkan denuklirisasi murni  sementara juga membentuk sistem perdamaian Semenanjung Korea. Menlu Tiongkok Wang Yi berharap Korut dan AS menegaskan ketetapan hati dan mempertahankan kesabaran, berupaya terus dan melakukan upaya tak mengenal lelah. Untuk itu Tiongkok pun akan memainkan peranan konstruktif.

Kami mencatat bahwa situasi ketegangan Semenanjung Korea telah mereda  selama satu tahun ini, yang dikarenakan perundingan antara Korut dan AS. Komunitas internasional pun memberikan dukungan sepenuhnya, membantu dan mendorong Korut dan AS melanjutkan dialog dan perundingan, berangsur-angsur menangani  masalah nuklir Semenanjung Korea melalui perundingan yang lebih pragmatis, sehingga mendatangkan perdamaian dan kemakmuran kekal kepada seluruh Asia Timur Laut.


Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok