“Sabuk dan Jalan” Dorong Kerja Sama Tiongkok Arab Saudi

2019-02-24 15:22:03

Gambar Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammad bin Salman Al Saud yang dipotret di Tembok Raksasa Tiongkok baru-baru ini menjadi berita populer dalam jaringan media sosial, yang banyak dipuji oleh pengakses Arab Saudi. Sebagai pos terakhir dalam lawatannya di Asia, Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammad bin Salman Al Saud sempat menyaksikan penandatanganan 35 kontrak dan perjanjian kerja sama antara Tiongkok dan Arab Saudi, dengan nilai melampaui US$ 28 miliar, inisiatif “Sabuk dan Jalan” sukses disinergikan dengan strategi “Visi 2030” Arab Saudi, kerja sama saling menguntungkan Tiongkok Arab Saudi telah mencapai hasil bernas.

Kerja sama Tiongkok-Arab Saudi adalah saling menguntungkan, pada 2016, Arab Saudi meluncurkan “Visi 2030”, di mana bertujuan meningkatkan pembangunan industri, mendorong ekonomi yang bervariasi dan kemudahan jasa, sehingga mewujudkan peralihan ekonomi dari pola energi yang lama. Keputusan itu memiliki banyak peluang kerja sama dengan inisiatif “Sabuk dan Jalan” Tiongkok.

“Struktur Atap” yang dibuat oleh kedua kepala negara tentu saja berfungsi penting bagi kerja sama Tiongkok-Arab Saudi. Dalam kunjungan Presiden Xi Jinping ke Arab Saudi pada Januari 2016, Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud dengan jelas menyatakan dukungannya kepada inisiatif “Sabuk dan Jalan” Tiongkok, dan menyatakan bersedia bekerja sama dengan Tiongkok di bidang perdagangan, investasi, energi, pendidikan, iptek dan keamanan informasi. Pada kunjungan Salman bin Abdulaziz Al Saud di Tiongkok pada Maret 2017, Presiden Xi Jinping menyatakan bahwa Tiongkok mendukung “Visi 2030” Arab Saudi, dan menyambut baik Arab Saudi menjadi salah satu mitra kerja sama global untuk “Sabuk dan Jalan”. Dalam pertemuan dengan Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammad bin Salman Al Saud baru-baru ini, Presiden Xi Jinping sekali lagi menekankan, Tiongkok dan Arab Saudi harus melakukan sinergi strategi, memperdalam kerja sama, mempercepat penandatanganan sinergi strategis antar “Sabuk dan Jalan” dengan “Visi 2030”.  Arah yang ditetapkan oleh pemimpin kedua negara itu tentu saja mendorong cepat langkah-langkah kerja sama kedua negara.

Sekarang ini, agregat kerja sama ekonomi Tiongkok Arab Saudi meningkat besar. Pada 2016, volume perdagangan Tiongkok-Arab Saudi tercatat US$ 42,4 miliar, namun pada 2018, angka itu telah melampaui 63,3 miliar, atau naik hampir 50%. Arab Saudi telah menjadi mitra dagang terbesar bagi Tiongkok di kawasan Asia Timur dan Afrika untuk 18 tahun berturut-turut.

Forum Tingkat Tinggi “Sabuk dan Jalan” untuk Kerja Sama Internasional ke-2 akan digelar di Tiongkok pada April mendatang. Dapat dipercaya bahwa sejalan dengan semakin negara dan perusahaan bergabung dalam inisiatif “Sabuk dan Jalan”, kerja sama “Sabuk dan Jalan” pasti akan mendatangkan daya hidup yang lebih banyak kepada Tiongkok dan negara-negara terkait, tentu saja termasuk Arab Saudi.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok