Yang Jiechi Berpidato di Depan Konferensi Keamanan Munich Ke-55

2019-02-17 10:19:27

Anggota Politbiro Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok Yang Jiechi kemarin (16/2) menghadiri Konferensi Keamanan Munich (MSC) Ke-55 dan menyampaikan pidato dengan berjudul : “Memprakarsai kerjasama internasional, melindungi multilateralisme, mendorong pembangunan komunitas senasib umat manusia”.

Yang Jiechi menyatakan, dewasa ini situasi internasional terus berubah, dan menandakan ketidakpastian dan ketidakstabilan yang menonjol. Presiden Tiongkok Xi Jinping pernah menunjukkan, multilateralisme merupakan cara efektif untuk memelihara perdamaian dan mendorong pembangunan, dunia memerlukan multilateralisme daripada masa sebelumnya.

Bertolak dari kepentingan umum dan fundamental rakyat Tiongkok bahkan rakyat seluruh dunia, Presiden Tiongkok Xi Jinping telah mengajukan gagasan penting untuk mendorong pembentukan hubungan internasional tipe baru yang saling menghormati, sama derajat dan adil, serta kerjasama dan menang bersama, mendorong pembentukan komunitas senasib umat manusia serta membangun dunia yang kekal damai, aman umum, makmur bersama, terbuka dan inklusif serta bersih dan indah.

Memprakarsai dan melaksanakan multilateralisme, merupakan pilihan bersama kebanyakan negara di dunia. Fakta membuktikan, kerjasama internasional merupakan arus zaman sekarang, multilateralisme merupakan cara tepat dunia ini, membentuk komunitas senasib umat manusia adalah kecenderungan situasi dewasa ini. Tiongkok berpendirian dengan tegas memprakarsai kerja sama internasional, melindungi dan mengembangkan multilateralisme, mendorong ketertiban internasional berkembang kea rah yang lebih adil dan rasional.

Pertama, hendaknya saling menghormati dan aktif membentuk hubungan kemitraan.

Kedua, bergandengan tangan dan melindungi keamanan umum.

Ketiga, bekerjasama dan menang bersama, mengusahakan kemakmuran pembangunan global.

Keempat, melakukan reformasi dan inovasi, mendorong pembenahan global.

Yang Jiechi menyatakan, tahun ini HUT 70 tahun berdirinya Republik Rakyat Tiongkok. Di bawah pimpinan Partai Komunis Tiongkok, Tiongkok telah menempuh jalan tepat yang sesuai dengan keadaan sendiri dan arus zaman. Tiongkok memiliki keuletan dan potensi yang besar, situasi ekonomi yang cenderung baik tidak akan berubah. Tiongkok akan menyediakan lebih banyak peluang pasar, investasi dan kerjasama kepada dunia.

Yang Jiechi menunjukkan, inisiatif “Sabuk dan Jalan” merupakan jalur penting untuk berbagai pihak menbangun komunitas senasib umat manusia. Forum Puncak Kerja sama Internasional “Sabuk dan Jalan” Kedua akan digelar di Beijing. Dengan keikutsertaan dan upaya berbagai pihak, pembangunan bersama “Sabuk dan Jalan” pasti akan mencapai hasil yang lebih besar.

Yang Jiechi menyatakan, selama 15 tahun sejak penggalangan hubunga kemitraan straetegis menyeluruh Tiongkok-Eropa, hubungan Tiongkok-Eropa di bidang-bidang perdamaian, pertumbuhan, reformasi dan peradaban sudah mencapai kemajuan besar. Tiongkok dan Eropa hendaknya terus meningkatkan kerjasama internasional, dengan tegas melindungi multilateralisme, membangun bersama suatu dunia yang lebih makmur dan indah.


Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok