“Tahun Baru Imlek Tiongkok” Datangkan Daya Hidup Baru kepada Dunia

2019-02-09 15:14:17

Beberapa hari ini, “Tahun Baru Imlek Tiongkok” telah menjadi salah satu “kata panas” di seluruh dunia, pemimpin-pemimpin dunia beramai-ramai menyampaikan ucapan selamat tahun baru Imlek, lampu berwarna “merah Tiongkok” juga dinyalakan di bangunan-bangunan simbolik seluruh dunia, lebih dari 200 radio dan TV menyiarkan atau melakukan liputan tentang malam silaturahmi Tahun Baru Imlek yang dihidangkan oleh China Media Grup (CMG), lapangan pola basket NBA AS pun dihias penuh dengan suasana gembira ria Tahun Baru Imlek Tiongkok. Perdana Menteri Denmark Loekke Rasmussen mengatakan, menurut budaya tradisional, Tahun Babi menguntungkan investasi dan bisnis, marilah kita bersama-sama terus mendorong investasi dan perdagangan demi memang bersama.

Sementara dirayakan sebagai salah satu hari raya tradisional yang terpenting di Tiongkok, saat ini Tahun Baru Imlek pun berfungsi untuk meningkatkan pertukaran Tiongkok dengan negara-negara lain. Karena perekonomian Tiongkok, terbesar keduanya di dunia saat ini, telah semakin berbobot besar di dunia. Pada 2018, agregat ekonomi Tiongkok untuk pertama kali melampaui 90 triliun Yuan Renminbi, pendapatan perkapita penduduk Tiongkok yang dapat digunakan tercatat 28.228 Yuan Renminbi, secara riil naik 6,5%.  Sekarang ini, warga Tiongkok yang semakin bahagia, kaya dan mantap sudah terbiasa menikmati liburan ke luar negeri.

Menurut prediksi lembaga pariwisata Tiongkok, jumlah wisatawan Tiongkok yang berjalan-jalan ke luar negeri selama liburan Tahun Baru Imlek 2019 telah tercatat lebih dari 7 juta orang, atau naik 15% dari pada masa sama tahun lalu. Thailand, Jepang dan Indonesia telah menjadi tujuan utama bagi wisatawan Tiongkok. Untuk itu, Jepang menyediakan banyak kegiatan yang penuh dengan budaya tradisionalnya untuk wisatawan Tiongkok pada Tahun Baru Imlek; fasilitas visa  kedatangan  Thailand kepada wisatawan Tiongkok yang semula jatuh tempo pada bulan Januari 2019 saat ini telah diperpanjang hingga April ini. Banyak toko Indonesia pun menyediakan angpau kepada wisatawan Tiongkok selama Tahun Baru Imlek ini.

Kontribusi wisatawan Tiongkok kepada pariwisata negara-negara tersebut memang sangat besar. Pada 2018, Tiongkok telah menjadi negara sumber wisata terbesar bagi Indonesia, sekitar  2 juta turis Tiongkok berjalan-jalan ke negara seribu pulau. Menteri Pariwisata Indonesia Arief Yahya menyatakan, konsumsi perkapita turis Tiongkok tercatat US.100, ada sumber devisa yang mantap bagi Indonesia. Menurut statistik Inggris, pada 2017, konsumsi wisatawan Tiongkok di negerinya secara akumulatif tercatat lebih dari US$ 900 juta, naik 35% dari pada satu tahun sebelumnya.

Sejumlah kegiatan pariwisata, antara lain “Tahun Pariwisata Tiongkok-laos”, “Tahun Pariwisata Tiongkok-Selandia Baru”,”Tahun Pariwisata Tiongkok-Negara-negara Kepulauan Pasifik” telah dicanangkan pada 2019. Di bawah latar belakang globalisasi, berjalan-jalannya warga Tiongkok ke seluruh dunia, tidak hanya sempat bertukar kebudayaan dengan dunia, tapi juga bisa mengabungkan diri dengan dunia, sekaligus mendatangkan daya hidup kepada dunia.


Foto Terpopuler

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok