Jerman dan Prancis Himbau Dialog seputar Perjanjian INF

2019-02-04 11:39:51

Pemerintah Amerika Serikat (AS) hari Jumat lalu (1/2) mencanangkan prosedur keluarnya dari perjanjian kekuatan senjata nuklir jarak menengah alias INF. Atas rencana AS tersebut, pemerintah Prancis dan Jerman berturut-turut menyatakan harapannya agar INF terus dijaga, dan untuk itu mereka mengimbau diadakannya dialog. Organisasi Atlantik Utara NATO menyatakan mendukung keputusan AS untuk mengundurkan diri dari INF.

Departemen Luar Negeri Prancis dalam sebuah pernyataannya pada Jumat malam menyatakan sesal atas keputusan AS untuk memulai prosedur keluarnya dari INF. Prancis menyerukan Eropa dan berbagai pihak terkait agar berusaha menjaga perjanjian persenjataan konvensional dan nuklir yang berlaku sekarang. Pernyataan Prancis mengatakan, di tenggat waktu selama enam bulan yang diumumkan AS, Prancis akan berkonsultasi erat dengan negara-negara sekutu NATO, dan mendukung Rusia terus melakukan dialog yang mendalam seputar INF.

Kanselir Jerman Angela Merkel hari Jumat lalu mengatakan kepada media bahwa Jerman akan tetap melakukan dialog dengan Rusia seputar INF dalam tenggat waktu enam bulan tersebut. Ia menyatakan, pintu perundingan harus dijaga terbuka. Bagaimana pun ia dan Menteri Luar Negeri Jerman akan berupaya semaksimal untuk mendorong terwujudnya dialog dalam enam bulan mendatang.

NATO dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat lalu mengatakan, NATO sepenuhnya mendukung keputusan AS untuk menghidupkan prosedur mundur dari perjanjian INF.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok