Tindakan Tiongkok Sesuai dengan Perkataan dalam Memperdalam Reformasi dan Keterbukaan

2019-01-26 14:55:12

Dua tahun yang lalu, Presiden Tiongkok Xi Jinping dalam pidatonya di depan sidang tahunan Forum Ekonomi Dunia Davos menekankan akan dengan teguh tak tergoyahkan mendorong globalisasi ekonomi dan menyuluhkan arah globalisasi ekonomi. Dua tahun kemudian, dari Forum Davos ada suara Tiongkok lagi yang sekali lagi menyumbangkan konsep Tiongkok mengenai bagaimana menguasai peluang era 4.0 globalisasi dan dikemukakan ketetapan hati dan keyakinan Tiongkok untuk secara menyeluruh memperdalam reformasi dan memperluas keterbukaan.

 Wakil Presiden Tiongkok Wang Qishan dalam Forum Davos kali ini menunjukkan, globalisasi ekonomi merupakan kepastian sejarah, dalam menyelesaikan masalah yang muncul dalam proses globalisasi ekonomi harus ada obat yang mujarab, dan pilihan Tiongkok ialah dengan teguh tak tergoyahkan mengadakan dengan baik urusan sendiri, mempertahankan pembangunan sebagai tugas utama, memperdalam secara menyeluruh reformasi dan mendorong keterbukaan multi-dimensi.

Hari ini, menghadapi tantangan-tantangan antara lain pagar perdagangan dan investasi internasional terus meningkat, unilateralisme, proteksionisme dan populisme terus menjalar dan menjadi-jadi, bagaimana Tiongkok memeluk era 4.0 globalisasi ekonomi? Jawabannya hanya satu, yaitu harus merealisasi reformasi yang lebih besar intensitasnya dan keterbukaan yang lebih tinggi levelnya, dan dengan visi dan pandangan jauh nasib bersama segenap manusia membentuk bersama kerangka global era revolusi industri ke-4.

 Untuk merealisasi target tersebut, Tiongkok mengemukakan pendirian enam butir sebagai berikut, antara lain, mempertahankan garis bawah keamanan segenap manusia, secara bertahap menjajaki penetapan peraturan dan standar terkait; harus secara seimbang memperhatikan kepentingan berbagai negara, khususnya negara-negara emerging dan negara-negera berkembang; harus menghormati kedaulatan berbagai negara dan tidak mengupayakan hegomoni teknologi, tidak mencampur tangan dalam urusan dalam negeri negara-negara lain, menghormati hak berbagai negarauntuk berpartisipasi dalam sistem pengelolaan teknologi global antara lain    memilih pola pengelolaan teknologi, kebijakan dan perdamaian pulbiknya secara mandiri; harus mempertahankan multilateralisme, membentuk sistem peraturan teknologi dan kerangk baru kerja sama internasional yang damai dana man, demokratis dan transparan, inklusif dan universal; harus memelihara keadilan sosial, menjamin operasional inovasi teknologi di atas rel legislasi dan patokan internasional yang diakui umum; harus memperbaiki lingkungan kebijakan dan mendorong kemakmuran dan kestabilan sosial.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok