Menlu Rusia: Jika AS Disposisi Misil Jarak Menengah di Eropa, akan dibalas Rusia

2018-12-31 10:08:55

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov hari Minggu kemarin (30/12) menyatakan kepada media Rusia bahwa jika Amerika menempatkan misil jarak menengah di Eropa, maka Rusia akan mengambil tindakan balasan.

Menurut pernyataan yang dikeluarkan Kementerian Luar Negeri Rusia kemarin, ketika berbicara mengenai Sidang Majelis Umum PBB dalam pemungutan suara pada tanggal 21 bulan ini menveto rancangan resolusi yang diajukan Rusia tentang reservasi Traktat Antara Amerika Serikat dan Republik Sosialis Uni Soviet tentang Eliminasi Misil Jangka Pendak dan Jangka Menengah Mereka (disingkat Traktat INF), Lavrov mengatakan Amerika menyatakan akan memundurkan diri secara sepihak dari traktat tersebut, Eropa sangat menentang pendirian Amerika itu, akan tetapi negara-negara Uni Eropa malah “mengikuti Amerika” untuk memberi suara menentang dalam pemungutan suara Sidang Majelis Umum PBB, “sebenarnya adalah setuju untuk mencabut Traktat INF, mendukung disposisi misil yang dilarang oleh traktat itu oleh pihak Amerika di Eropa”.

Sergei Lavrov menyatakan, jika Amerika menempatkan misil jarak menengah di Eropa, maka Rusia akan mengambil tindakan balasan. Dinyatakannya, Rusia sangat jelas bahwa kebijakan diplomatik Amerika terhadap Rusia telah diculik oleh pertarungan politik dalam negeri Amerika. Rusia tidak dapat mengubah keadaan itu, tapi selalu bersedia mengadakan dialog secara setara dengan negara-negara mana pun termasuk Amerika.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok