Pejabat Korut:Sanksi AS terhadap Pemimpin dan Kader Korut Merupakan Tindakan Provokatif

2018-12-17 11:11:22

Ketua Kantor Riset Kebijakan Balai Riset AS Kementerian Luar Negeri Korut dalam pernyataannya hari Minggu kemarin (16/12) mengatakan, perbuatan AS yang mencantumkan pemimpin dan kader Korut ke dalam daftar sanksi AS dengan alasan masalah HAM itu merupakan tindakan provokatif.

Menurut isi pembicaraan yang disiarkan KCNA kemarin, pejabat Kementerian Luar Negeri Korut yang tidak ingin disebut namanya mengatakan, dalam 6 bulan seusai Pertemuan Pemimpin Korut-AS di Singapura, pejabat teras AS antara lain pejabat Departemen Luar Negeri AS tiap hari dengan maksud jahat memfitnah Korut, Departemen Luar Negeri dan Departemen Keuangan AS dengan berbagai alasan yang tidak benar antara lain pihak Korut tercurigai terlibat dalam pencucian uang, mengadakan perdagangan ilegal dengan kapal dan melancarkan serangan Cyber, dan berulang kali mengenakan langkah sanksi terhadap perusahaan, individu dan kapal Korut, Rusia bahkan negara ketiga. Baru-baru ini, AS dengan alasan masalah HAM yang tidak benar mencantumkan para pemimpin dan kader Korut sebagai negara berdaulat ke dalam daftar sanksi AS dan ini adalah tindakan provokatif.

Pejabat itu menyatakan, ancaman, gertakan dan tekanan bukan cara penyelesaian masalah. Korut berpendirian agar dibina kepercayaan terlebih dulu, dan memperbaiki hubungan Korut-AS dengan cara mulai dari urusan yang dapat dibuat dan cara bertahap.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok