Tindakan Kanada Mengundang Perhatian Seluruh Dunia

2018-12-13 12:57:42

CFO Huawei, Meng Wanzhou akhirnya dibebaskan dengan jaminan di depan sidang kesaksian jaminan ketiga di Mahkamah Agung British Provinsi Columbia pada Selasa lalu (11/12). Uang jaminan sebesar C$$ 10 juta atau setara US$ 7,5juta, dalam bentuk ekuitas rumah dan uang tunai serta 5 orang penjamin.

Dibebaskannya dengan jaminan Meng Wanzhou boleh dikatakan adalah langkah tepat Kanada untuk menyelesaikan peristiwa tersebut, mengeluarkan sinyal positif dan patut dibenarkan.

Namun jalan kebebasan Meng Wanzhou masih panjang. Media Kanada melaporkan, AS dapat mengajukan permohonan ekstradisi sebelum tgl. 8 Januari tahun depan. Sementara itu, Meng Wanzhou akan ke sidang pengadilan sekali lagi soal ekstradisi pada tgl. 6 Februari mendatang. Apabila diekstradisi ke Amerika, dia mungkin menghadapi penjara tahanan sepanjang 30 tahun.

Tindakan nekat Kanada telah merusakkan hubungan Tiongkok-Kanada baik pada kenyataan maupun dalam perasaan. Usaha yang memperluas ekspor terhadap Tiongkok serta menarik wisatawan Tiongkok mungkin gagal akibat hal ini. Sementara itu, posisi Kanada dalam hati warga Tiongkok pun menurun banyak. Untuk itu, Kanada sebaiknya mempertimbangkan secara matang dan mengambil tindakan tegas, “Jangan menggali lubang, kuburkan sendiri”.

Sejumlah negara Barat selalu bermusuhan dengan Huawei, dan menganggap perusahaan ini berkaitan erat dengan pemerintah Tiongkok, pendirinya adalah veteran militer Tiongkok. Justru karena itulah, Huawei terkenal sebagai perusahaan lintas negara yang sering menerima penyelidikan. Namun, pihak penyelidik belum pernah menyediakan bukti kuat atas tindakan pelanggaran hukum Huawei. Pihak Kanada seharusnya mengetahui hal ini.

Pada kenyataannya, tuduhan tanpa bukti ini meninggalkan kesan kepada publik, bahwa Huawei tidak punya rahasia, melainkan mencerminkan kekhawatiran sejumlah negara terhadap perkembangan pesat Huawei.

Dalam beberapa hari ini, hampir semua media di dunia menyimpulkan sebab terjadinya penahanan Meng Wanzhou adalah niat sejumlah negara untuk mencegat kebangkitan Huawei dan iptek Tiongkok. Ternyata bahwa niat hati negara tersebut sangat jahat.

Kanada tak mungkin tidak tahu atas latar belakang ini. Namun, pihak Ottawa tetap bersedia menjadi “kambing hitam” orang lain, tidak menghiraukan kedaulatan dan hubungan Tiongkok-Kanada, dan menahan warga Tiongkok. Untuk memelihara hubungan Tiongkok-Kanada yang seimbang dan sistem internasional multilateral yang adil, Tiongkok pastilah memberikan balasan. Masyarakat Tiongkok sudah siap, pihak Kanada diharapkan jangan punya impian apapun.

Sebagaimana diketahui, Amerika pernah berulang kali membeku harta pejabat tinggi perusahaan asing dengan berdasarkan undang-undang dalam negeri. Kali ini, Kanada nekat sebagai pembantu negara lain, menahan dan menangkap petinggi Huawei yang belum pernah melanggar hukum, tak dicurigakan akan mendatangkan dampak negatif kepadanya. Petinggi perusahaan lintas negara akan kahwatir, dirinya ada kemungkinan menjadi sasaran penculikan selanjutnya akibat soal antar negara. Apakah petinggi perusahaan negara lain di Kanada akan mengalami akibat yang sama seperti petinggi Huawei Tiongkok. Apakah di Kanada masih tersedia lingkungan baik bagi investasi dan perdagangan bebas?

Sekelasnya membebaskan Meng Wanzhou merupakan pilihan yang tepat. Tindakan Kanda sedang mengundang keprihatinan seluruh dunia.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok