Sekjen PBB Imabu Agar Mempercepat Aksi Penanganan Perubahan Iklim

2018-12-05 12:03:00

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres dalam jumpa pers di sela-sela Konferensi Iklim Katowice mengurai misi dan target Pertemuan Kepala Negara Perubahan Iklim PBB 2019, ditekankannya tujuan utama pertemuan puncak kali ini adalah meningatkan target pengurangan emisi dan mempercepat aksi penanganan perubahan iklim 2020 serta kelak harinya.

António Guterres mengatakan, umat manusia sedang menghadapi tantangan iklim yang besar-besaran, namun umat manusia masih belum siap. Pertemuan kali ini akan fokus pada tiga titik kunci, yakni meningkatkan target, peralihan pola ekonomi substansial serta disponsori warga dan kaum muda. Ditekankannya, berbagai negara perlu melaksanakan perjanjian akan pengurangan emisi, dan meningkatkan komitmennya. Dia mengimbau agar pemerintah dan perusahaan berupaya akan aksi.

António Guterres mengatakan, kadang aksi iklim dianggapi sebagai aksi non negara, namun pada kenyataannya, diperlukan pemerinah berbaga negara memainkan peranan kunci agar ekonomi substansial mewujudkan peralihan yang sesungguhnya, dan hal ini akan membawa hasil yang konkret. Ditekankannya, peralihan pola perlu fokus pada bidang kunci, yakni peralihan energi, peralihan industri dan rancangan penyelesaian yang berdasarkan alam.

António Guterres menyatakan, warga dan kaum muda yang disponsori juga sangat penting, mereka akan membantu menyelesaikan pekerjaan yang dimulai hari ini. Ditekankannya, Perjanjian Paris bukanlah kertas yang kosong,melainkan perjanjian historik untuk menjamin hidupnya antar berbagai negara. Oleh karena itu, harus mengayunkan langkah yang pertama di Katowice. Di Pertemuan Puncak tahun depan, bagaimana mewujudkan perjanjian dana dalam Perjanjian Paris oleh negara-negara maju untuk membantu negara berkembang secara efektif menangani perubahan iklim, juga adalah tugas utama. Masalah intinya adalah masalah moneter. Sekarang sedang dimulai suatu proses agar lebih kuat mengumpul dana untuk menjamin terwujudnya keputusan mengenai pengumpulan dana US $ 100 miliar dalam Perjanjian Paris.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok