Apa Yang Memperdekat Asia dan Eropa?

2018-10-20 15:26:44

Perusahaan Lithium Werks BV Belanda baru-baru ini memutuskan untuk menanam modal sejumlah 1 miliar 850 juta dolar Amerika untuk mengadakan proyek super bateri lithium sebagai energi baru dan basis penelitian dan pengembangan di Tiongkok. Ini selain merupakan fenomena terbaru keterbukaan lebih lanjut pasar domestik Tiongkok, juga merupakan langkah terbaru Eropa untuk mempererat hubungan Eropa-Tiongkok.

Setelah itu, para pemimpin dari 51 negara Asia dan Eropa serta Uni Eropa dan ASEAN hari Jumat (19/10) dalam pernyataannya seusai ASEM Summit selama dua hari berjanji akan mencurahkan tenaga dalam keterbukaan dan perdagangan bebas, menentang proteksionisme dalam segala bentuk. Mereka juga menyatakan dukungan kepada Persetujuan Masalah Nuklir Iran dan penanggapan perubahan iklim global.

Apa yang membuat dua benua Asia dan Eropa bersatu kompak?

Pertama, proteksionisme perdagangan AS yang agresif telah merupakan tantangan besar di seluruh dunia.

Asia dan Eropa yang sangat menderita ternyata sangat perlu dengan bergandengan tangan menanggapi tantangan serius tersebut. Tema ASEM Summit kali ini yang dikemukakan negara-negara Eropa sebagai tuan rumah telah menunjukkannya. “Eropa dan Asia: Mitra Global Tanggapi Tantangan Global”.

Kedua, selain menentang proteksionisme perdagangan AS yang destruktif, negara-negara Asia dan Eropa juga memfokus konektivitas Benua Eurasia. Tiongkok pada tahun 2013 mengemukakan inisiatif Sabuk dan Jalan dengan tujuan mendorong konektivitas pembangunan infrastruktur negara-negara sepanjang Jalan Sutera di darat dan di laut, dan mendorong investasi dan perdagangan. Pada tahun 2016, Tiongkok dalam ASEM Summit di Mongolia mengemukakan pembentukan tim kerja konektivitas demi memperkokoh momentum persatuan dan kerja sama Asia dan Eropa. Menjelang ASEM kali ini, Uni Eropa mengemukakan strategi baru konektivitas Eropa-Asia.

Ketiga, negara-negara Asia dan Eropa mempunyai pandangan dan kebijakan yang sama atau hampir sama pada topik-topik penting yang berdampak terhadap situasi dunia dewasa ini, antara lain masalah perubahan iklim global dan masalah nuklir Iran.

Ternyata, suatu tatanan internasional yang berdasarkan peraturan, suatu sistem perdagangan multilateral yang berintikan WTO dan suatu masyarakat internasional yang berorientasi masa depan dan bertanggung-jawab  sesuai dengan harapan Asia dan Eropa dan sesuai dengan kepentingan global.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok