Hubungan AS-Uni Eropa Alami Masa-Masa Sulit

2018-08-28 13:32:20

Hubungan Trans-Atlantik AS-Uni Eropa kini telah mengalami perubahan. Presiden AS Donald Trump dan Ketua Komisi Uni Eropa Junk mengadakan pertemuan di Gedung Putih pada akhir bulan Juli dan kedua pihak mengklaim bahwa hubungan persahabatan kedua pihak telah memasuki tahap baru, tapi pada bulan Agustus ini, kedua pihak mulai saling mencela sehingga hubungan AS-Uni Eropa kini telah memasuki masa-masa yang sulit.

Penyebab ketegangan hubungan AS-Uni Eropa putaran baru ialah isu sanksi terhadap Iran. Setelah AS mengumumkan pengunduran dirinya dari persetujuan masalah nuklir Iran pada bulan Mei lalu, pada tanggal 7 bulan ini pemerintah AS memulai kembali serangkaian sanksi terhadap Iran di bidang-bidang non-energi dan berencana untuk memulai sanksi putaran kedua terhadap Iran di bidang-bidang energi dan pengangkutan laut pada tanggal 5 November. Pada tanggal 16 Agustus, Departemen Luar Negeri AS membentuk Tim Aksi Iran yang bertanggung-jawab atas pelaksanaan sanksi terhadap Iran.

Ini merupakan langkah AS untuk mengenakan sanksi unilateral dan menerapkan administrasi tangan panjang berdasarkan Undang-Undang Domestik dengan tujuan memberikan tekanan semaksimal mungkin terhadap Iran dan mendesak Iran untuk menyerah agar AS dapat berhegomoni di Kawasan Timur Tengah.

Untuk mencapai tujuan tersebut, AS tidak memperbolehkan negara dan daerah manapun untuk bertransaksi normal dengan Iran, termasuk sekutunya. Sedangkan Uni Eropa selalu mempunyai kerja sama yang erat dengan Rusia dan Iran di bidang ekonomi dan energi. Kali ini AS mengenakan sanksi terhadap Iran dan mengancam akan meningkatkan sanksinya, dan jika Iran bersikeras menutup Selat Hormuz, keamanan energi Uni Eropa akan menghadapi ancaman besar.

Sebenarnya, ketidak-puasan Uni Eropa bukan hanya karena AS secara sepihak mengundurkan diri dari persetujuan masalah nuklir Iran. Sejak pemerintah baru AS naik panggung, kebijakan “America First” dan serangkaian aksi unilateral AS mengakibatkan terus membesarnya kontradiksi dan perselisihan antara AS dan Uni Eropa di bidang-bidang politik perdagangan, keamanan kolektif NATO, integrasi Eropa, kebijakan pengungsi dan imigrasi serta pemerintahan global, dan oleh karena itu, kedua pihak sering mencela satu sama lain.

Aliansi Trans-Atlantik AS-Eropa kini telah hampir mencapai 70 tahun. Dahulu, kedua pihak bangga karena memiliki pandangan nilai yang sama dan telah menghadapi banyak kesulitan bersama-sama. Kini, pemerintah AS mengevaluasi hubungan internasional dengan pemikiran zero-sum, tidak menghormati pendapat Eropa sebagai sekutunya, tidak menghiraukan kepentingan Eropa dan bersikap sombong. Ketidaksetaraan ini menyebabkan semakin besarnya perselisihan dan semakin dalamnya keretakan hubungan AS-Uni Eropa.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok