Presiden Turki: AS Gandakan Tarif pada Baja dan Alumunium Turki Adalah Rugikan Kepentingan Sendiri

2018-08-12 13:46:40

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menulis artikel di Harian The New York Times Jumat lalu (10/08) untuk memberi reaksi pada keputusan AS menggandakan tarif pada baja dan alumunium Turki. Dia menyatakan bahwa AS sepihak mengambil tindakan menggandakan tarif hanya akan merugikan kepentingan dan keamanan sendiri.

Pada Jumat lalu waktu setempat, Presiden AS Donald Trump di media sosialnya menyatakan karena nilai mata uang Turki Lira pada dolar AS menurun cepat, maka dia telah memerintahkan menggandakan tarif pada baja dan alumunium Turki, yakni masing-masing menjadi 50 persen dan 20 persen.

Kementerian Luar Negeri Turki kemarin (11/08) mengeluarkan pernyataan bahwa AS tak akan mencapai tujuannya melalui sanksi. Sehari sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Turki pernah dalam pernyataan mengkritik tindakan pihak AS melanggar persetujuan WTO, dan menyatakan akan mengambil tindakan balas. Pernyatakan tersebut mengatakan pula bahwa sanksi dan tekanan serupa akan mendatangkan satu-satunya hasil, yaitu merugikan hubungan bilateral sebagai sekutu.

PM Turki Binali Yildirim dalam media sosialnya kemarin menyatakan, bahwa tindakan AS ini sedang mecetuskan suatu ‘perang dagang global’. Sementara itu, dia menyatakan pula sikap bermusuhan AS pada Iran, Rusia dan Turki sama sekali tidak berarti.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok