Perusahaan AS Evaluasi Kembali Rencana Investasi

2018-08-08 10:44:05

Hasil penyelidikan yang diluncurkan oleh Bank Cadangan Federal Atlanta AS kemarin (7/8) menunjukkan, kekhawatiran bea masuk sedang memaksa sebagian perusahaan AS untuk melakukan evaluasi kembali, menunda atau membatalkan rencana investasi sekarang.

“Penyelidikan Ketidakpastian Bisnis” bulan Juli yang diumumkan Bank Cadangan Federal Atlanta kemarin menunjukkan, karena khawatir pemungutan tarif masuk yang lebih tinggi oleh pemerintah AS terhadap komoditas impor serta pembalasan bea masuk dari mitra perdagangan, sekitar satu per lima perusahaan AS sedang melakukan evaluasi kembali terhadap rencana investasinya.

Penyelidikan menunjukkan pula, perusahaan produksi komoditas lebih khawatir dibandingkan dengan pengusaha layanan terhadap dampak negatif akibat kenaikan bea masuk, di antaranya 25% perusahaan produksi komoditas serta 28% perusahaan eceran, grosir dan logistik sudah melakukan evaluasi kembali terhadap rencana investasinya. Sedangkan di antara semua pengusaha layanan, yang melakukan evaluasi kembali atas rencana investasi hanya tercatat 14%.

Bank Cadangan Federal Atlanta berpendapat, pemungutan bea masuk tambahan oleh pemerintah AS terhadap komoditas impor akan menaikkan biaya bahan mentah impor perusahaan AS, sedangkan langkah pembalasan dari mitra perdagangan akan mengurangi ekspor produk AS, oleh karena itu, ketidakpastian kebijakan perdagangan mengakibatkan banyak perusahaan AS untuk memilih penundaan investasi dan duduk menunggu perkembangan situasi perdagangan.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok