BMW Menjadi Korban Pertama Akibat Perang Dagang

2018-08-06 15:43:04

Pada Minggu lalu, perusahaan BMW mengumumkan, dua jenis mobil SUV BMW buatan pabrik AS yang diekspor ke pasar Tiongkok akan naik harga sebesar 4% dan 7%, karena kenaikan modalnya. Kenaikan modalnya disebabkan dua faktor, pertama adalah kenaikan harga komponen mobil BMW di pasar internasional karena penambahan tarif pemerintah Trump terhadap beberapa negara. Kedua, sebagai pembalasan, mulai dari 6 Juli tarif impor otomotif yang diproduksi di AS dan diekspor ke Tiongkok akan bertambah 25% hingga 40%. Hal ini menandakan, jumlah otomotif diekspor yang diproduksi di AS dan diekspor ke Tiongkok dipastikan berkurang karena kenaikan harga, sehingga pangsa pasar BMW di Tiongkok pasti menurun.

Konsumen Tiongkok masih belum apa-apa, namun buruh-buruh AS telah mulai pusing. Otomotif Jerman menjadi korban pertama akibat perang dagang yang dilancarkan Trump tersebut. Sepertinya yang korban adalah pabrik otomotif Jerman di AS, tapi yang ruginya adalah buruh otomotif AS.

Harian Finansial Times melaporkan, perang dagang akan mendatangkan “badai lengkap” kepada industri otomotif global, di mana akan menimbulkan dampak besar kepada seluruh industri. Apakah ada solusi untuk memecahkannya? hal ini tergantung pada Gedung Putih AS.


Foto Terpopuler

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok