Apa Itu “Hubungan Istimewa yang Tertinggi”?

2018-07-15 14:19:57

Lawatan Presiden AS Donald Trump ke Eropa saat ini disebut media-media barat sebagai “Malapetaka Diplomatik”. Dalam mata media-media barat, AS yang dipimpin oleh Presiden Trump telah menjadi satu negara yang jijik, sombong dan isolasi tersendiri.

Dalam jumpa pers bersama Presiden Trump dan Perdana Menteri Inggris Theresa May kemarin (13/7), Trump menyebutkan bahwa hubungan AS dan Inggris adalah “hubungan istimewa yang tertinggi”.

Sebutan “Hubungan Istimewa”antara AS dan Inggris pertama kali diluncurkan pasca Perang Dunia II oleh mantan Perdana Menteri Inggris Winston Churchill, yang sangat dikagumkan oleh Trump. Namun dalam mata media barat, “hubungan istimewa” yang disebut Trump adalah semacam “istimewa yang aneh”

Sebagai diketahui umum, kunjungan Trump itu menimbulkan unjuk rasa anti-Trump dalam skala besar di Inggris, puluhan ribu orang menandatangani di internet untuk menyatakan protes kepada Trump. Sehingga Trump tak dapat tidak untuk dua kali menunda jadwal kunjungannya ke Inggris.

Akan tetapi, kunjungan Trump ini disebut sebagai “Tur Kampung Inggris”, kunjungan kenegaraan yang direncanakan pada awalnya juga diturunkan ke kunjungan kerja saat ini.

Menurut siaran BBC, pesawat khusus Trump, “Air Force 1” mendarat di bandar udara Stansted London, yang sering digunakan oleh maskapai penerbangan yang murah. Sementara itu Inggris pun tidak menyediakan jamuan negara kepada Trump, hal ini memang sangat “istimewa”.

Trump yang suka “membuat masalah” juga sangat memusingkan tuan rumah.

Dalam wawancara oleh Harian The Sun Inggris menjelang kunjungannya, Trump secara terus terang mengkritik perdana menteri Inggris Theresa May, bahkan mengatakan bahwa menteri luar negeri Inggris Boris Johnson yang baru saja meletakkan jabatan mungkin adalah perdana menteri Inggris yang lebih baik.

Akan tetapi, dalam jumpa pers bersama, Trump yang pintar omong menyatakan dirinya telah memohon maaf kepada Theresa May. Dia menyebut dirinya juga banyak memuji Theresa May, namun tidak diliput oleh media yang hanya suka membuat “berita palsu”.

Pelanggaran protokol Trump dalam kunjungan di Inggris juga banyak dikritik. Salah satunya Trump datang ke Kastil Windsor terlambat. Padahal, dalam protokoler Kerajaan Inggris, adalah penting para tamu harus hadir lebih dulu di tempat acara sebelum Ratu Elizabeth II. Ratu Inggris menunggu sepuluh menit di bawah suhu hawa hampir 30 derajat selcius, sampai terus melihat jam tangannya. Dalam inspeksi pasukan kehormatan Inggris dengan didampingi oleh Ratu Inggris, kancing pakaian resmi Trump tidak ditutup sehingga dianggap juga kurang sopan di depan upacara negara tersebut.

Warga Inggris beramai-ramai memberikan komentar kritik di Twitter Trump,dan menyebut Trump sombong dan kurang ajar, khususnya kurang sopannya terhadap Ratu Inggris.

Sehingga “Hubungan istimewa yang tertinggi” dalam mata Trump saat ini sangat membingungkan warga Inggris.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok