Trump Ancam Mundur Dari NATO, Anggota NATO Terpaksa Tingkatkan Pengeluaran Pertahanan

2018-07-13 11:01:55

Presiden Amerika Serikat Donald Trump di depan Konferensi NATO pada hari Kamis (12/7) secara tak langsung mengancam bahwa AS akan mundur dari NATO, dan menuntut anggota NATO untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan, menunaikan target sebelumnya yaitu meningkatkan pengeluaran pertahanan sebesar 2 persen dari total produk domesik bruto (PDB) masing-masing. Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg menyatakan usai KTT kemarin bahwa semua anggota telah mendengarkan informasi yang “jelas dan terang” yang diajukan Trump, dan sudah menimbulkan dampak besar. Trump juga menyatakan, pemimpin anggota NATO setuju untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan, maka komitmen AS terhadap NATO tetap tegas.

Kemarin KTT NATO memasuki hari kedua, topik utamanya terkait bergabungnya Georgia dan Ukraina dengan NATO serta aksi selanjutnya NATO di Afganistan. Diluar dugaan bahwa Presiden Trump datang terlambat, dan tanpa menghiraukan etika diplomatik, secara paksa mengubah topik KTT kepada masalah pengeluaran pertahanan. Menurut laporan Kantor Berita Reuters, Trump menuntut berbagai anggota NATO untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan sampai 2 persen PDB masing-masing sebelum Januari 2019, “apabila tidak, Amerika akan bertindak sendiri”. Terpaksa oleh tekanan Trump, pemimpin anggota NATO segera menghentikan prosedur KTT, dan membuka sidang darurat mengenai peningkatan pengeluaran pertahanan.

Menjawab pertanyaan wartawan di depan jumpa pers usai KTT kemarin, Trump mengatakan,

“Saya sudah memberitahukan kepada mereka, bahwa saya merasa tidak senang apabila para anggota NATO tidak meningkatkan pengeluaran pertahanan mereka. Karena beban AS terlalu besar, mungkin telah mencapai 90 persen pengeluaran pertahanan NATO. Sekarang para anggota NATO berencana meningkatkan pengeluaran pertahanan masing-masing, maka saya merasa sangat gembira. NATO sudah  menjadi kuat dari pada dua hari sebelumnya. ”

Menghadapi Trump yang selalu bersikap galak, Sekjen NATO Stoltenberg menyatakan, anggota NATO lainnya sedang meningkatkan pengeluaran pertahanan masing-masing. “Pada kenyataannya, sejak Presiden Trump dilantik, sekutu Eropa dan Kanada sudah menambahkan pengeluaran pertahanan sebesar 41 miliyar dolar AS. Dan pada hari inilah, semua anggota telah setuju berupaya sekuat tenaga dan hal ini akan membuat NATO menjadi lebih kuat”.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok