Opini Internasional Kritik Perang Dagang AS Rusak Aturan Perdagangan Dunia

2018-06-20 12:40:05

Opini internasional berturut-turut mengkritik aksi utilateral AS, dan menuduh AS telah memprovokasi perang dagang yang melanggar hukum pasar, serta merusak aturan perdagangan dunia.

Penasehat Asosiasi Bisnis Tiongkok Detroit AS, Tom Watkins menyatakan, pergesekan perdagangan antara Tiongkok dan AS terus meningkat, hal ini tidak menguntungkan juga tidak semestinya, perang dagang antar kedua negara tak akan ada pemenangnya.

Ketua Asosiasi Produsen Peralatan AS (AEM) Dannis Slater mengatakan bahwa penambahan bea cukai adalah pengenaan pajak terhadap konsumen AS, hal ini akan mengakibatkan peluang kerja industri manufaktur AS menghadapi resiko.

Selain itu, Sky News Inggris dalam situs webnya menyatakan bahwa keputusan pemerintah AS tersebut akan meningkatkan pergesekan perdagangan dengan banyak perekonomian termasuk UE.

Kantor Berita Kyodo, Jepang menunjukkan bahwa tindakan AS ini akan menciptakan bayangan hitam di perdagangan dunia, perusahaan Jepang juga akan sulit menghindari akibatnya, karena sebagian produk dari cabang perusahaan Jepang di Tiongkok juga tercantum dalam daftar sanksi.

Sementara itu, Harian Kommersant Rusia mengeluarkan komentar yang menyatakan bahwa pemerintah Donald Trump mengumumkan akan mengenakan bea cukai tambahan pada komoditi Tiongkok, ini adalah tindakan yang tidak bertanggungjawab dan tidak menunaikan komitmennya. Tindakan AS membuka katup proteksionisme perdagangan, dan ini tidak bermanfaat bagi perkembangan liberalisasi perdagangan global.

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok