Korut dan AS Tandatangani Dokumen Penting

2018-06-13 11:30:14

Pemimpin Tertinggi Korea Utara (Korut) Kim Jong-un dan Presiden AS Donald Trump kemarin (12/6) pagi di Hotel Capella Singapura mengadakan pertemuan pertama antara pemimpin tertinggi yang kini menjabat. Sebelum pertemuan resmi, kedua pemimpin bersama-sama menemui wartawan, Trump menyatakan yakin bahwa pertemuan akan mencapai keberhasilan besar.

Sementara Ketua Dewan Negara Korut Kim Jong-un menyatakan, kedua pihak mendatangi Singapura dengan mengatasi berbagai kesulitan.

Kemudian, kedua pemimpin mengadakan pembicaraan empat mata yang hanya didamping oleh penerjemah, pembicaraan berlangsung selama 45 menit. Selanjutnya diadakan pula pertemuan yang diperluas antara anggota delegasi kedua negara. Pertemuan yang diperluas telah berlangsung sekitar 100 menit. Seusai pertemuan, kedua pihak menghadiri jamuan makan siang kerja. Kemarin sore pukul 1:40 waktu setempat, kedua pemimpin sekali lagi berdiri di depan wartawan dan mengumumkan akan menandatangani sebuah dokumen bersama.

Isi dokumen bersama itu diberitakan mencakup komitmen AS dan Korut, menjalin hubungan baru sesuai dengan keinginan rakyat kedua negara terhadap perdamaian dan kemakmuran. AS dan Korut akan membentuk mekanisme perdamaian yang kekal dan stabil di Semenanjung Korea. Korut menegaskan kembali Deklarasi Panmunjom yang ditandatangani pada tanggal 27 April tahun 2018, berjanji untuk berusaha merealisasi denuklirisasi sepenuhnya di Semenanjung Korea. AS dan Korut berjanji untuk mengembalikan jenazah tahanan perang dan orang yang hilang, termasuk segera mengembalikan jenazah yang sudah diidentifikasi. Trump mengatakan, hubungan kedua negara akan mengalami perubahan amat besar. Dia mengatakan, dokumen yang baru saja ditandatangani oleh kedua pihak sangat menyeluruh, kedua pihak merasa bangga atas hasil yang dicapai. Dibandingkan dengan masa lalu, hubungan AS dengan Korut dan Semenanjung Korea akan mengalami perubahan amat besar.

Dalam jumpa pers kemudian yang diadakan oleh Trump pribadi, dia menyatakan terima kasih atas upaya berbagai pihak untuk mendorong perdamaian semenanjung, termasuk Presiden Tiongkok Xi Jinping. Trump juga menyatakan akan menghentikan latihan militer gabungan dengan Korea Selatan (Korsel), harian Lianhe Zaobao Singapura dalam penjelasannya menyebut bahwa hal itu membuktikan usulan “ganda berhenti sementara” dari pihak Tiongkok sudah diterima oleh berbagai pihak.

Setelah pertemuan pemimpin Korut dan AS, Presiden Korsel Moon Jae-in dalam pernyataannya menyatakan, dia dengan tulus menyatakan ucapan selamat dan sambutan atas keberhasilan pertemuan pemimpin Korut dan AS. Dia berpendapat, pertemuan itu adalah suatu keberhasilan bagi AS maupun pihak Selatan dan Utara di semenanjung. Moon Jae-in dalam pernyataannya juga menyatakan terima kasih kepada Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong sebagai tuan rumah.



Foto Terpopuler

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok