Menlu Rusia Sebut Keluarnya AS dari Perjanjian Nuklir Iran Akan Rugikan Mekanisme Non-Proliferasi Senjata Nuklir

2018-05-04 11:32:00

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov Kamis kemarin (3/5) mengatakan, jika Amerika Serikat (AS) mengundurkan diri dari Perjanjian Nuklir Iran, maka hal itu akan merugikan mekanisme non-proliferasi senjata nuklir (NPT).

Lavrov menyatakan hal itu dalam jumpa pers seusai pembicaraannya dengan Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi di Sochi, Rusia kemarin. Lavrov mengatakan, apabila AS benar-benar mengundurkan diri dari Perjanjian Nuklir Iran seperti apa yang dinyatakan oleh Presiden Donald Trump, maka masyarakat internasional akan kehilangan sebuah dokumen penting yang menguntungkan bagi pemeliharaan mekanisme non-proliferasi senjata nuklir. Perjanjian Nuklir Iran adalah dokumen yang diperiksa dan disahkan oleh Dewan Keamanan PBB, dan seharusnya ditaati ketat oleh semua pihak.

Lavrov menambahkan, jika Israel menguasai “dokumen yang membuktikan bahwa Iran memiliki rencana untuk mengembangkan senjata nuklir”, maka dokumen itu harus segera diserahkan kepada Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA).


Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok