Sambaran petir puluhan ribu kali dalam 13 jam, sembilan orang meninggal

2018-04-30 12:03:17

Sambaran petir puluhan ribu kali dalam 13 jam, sembilan orang meninggal

Setidaknya 2.000 orang tewas dalam serangan petir di India setiap tahun sejak tahun 2005.

Sebanyak sembilan orang dilaporkan meninggal dunia di negara bagian Andhra Pradesh, India, akibat tingginya jumlah sambaran petir yang mencapai 36.749 kali dalam waktu 13 jam.

Serangan petir adalah hal yang biasa terjadi di India selama musim hujan, namun menurut badan penanggulangan bencana setempat, jumlah sambaran petir ini tidak biasa dan merupakan "pola cuaca ekstrem."

Sembilan orang, termasuk seorang gadis berusia sembilan tahun, meninggal dunia akibat sambaran petir yang terjadi sejak Selasa (24/04) di negara bagian tersebut.

Musim hujan ibiasanya dimulai pada bulan Juni dan berlangsung hingga September. Namun, kepala pusat mitigasi bencana, Kishan Sanku, mengatakan kepada BBC bahwa jumlah sambaran petir di negara bagian Andhra Pradesh meningkat tajam sebelum memasuki musim hujan.

Sambaran gledek yang terjadi pada hari Selasa dianggap sebagai sebuah anomali, karena data menunjukkan bahwa tahun lalu di wilayah yang sama, terjadi sekitar 30.000 kali sambaran petir, sepanjang bulan Mei. Sedangkan kali ini untuk periode kurang dari satu hari saja sudah melebih jumlah sambaran itu.

Beberapa ilmuwan yakin bahwa pemanasan global bisa meningkatkan frekuensi sambaran petir secara signifikan.


Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok