Kasus ZTE Menunjukkan AS Melanggar Aturan Perdagangan Internasional

2018-04-25 11:35:53

Sanksi keras yang dijatuhkan Departemen Perdagangan AS terhadap Perusahaan ZTE Tiongkok mengundang reaksi keras dari sejumlah sarjana keturunan Tionghoa di luar negeri. Ketua China Economics Society Australia (CESA), yang juga Periset Utama Institut Hubungan Australia-Tiongkok Universitas Teknologi Sydney, Dr. Shi Xunpeng berpendapat, tindakan AS tersebut telah melanggar tata tertib perdagangan internasional, dan kasus itu akan memasak Tiongkok mengubah kebijakan ekonomi terkait.

   Ia menunjukkan, sanksi AS tersebut telah secara sepihak merusak situasi kerja sama win-win, dan dampaknya terhadap konsep ekonomi pasar bebas cukup besar. Tindakan itu juga telah melanggar prinsip pasar bebas dan aturan perdagangan internasional saat ini.

  Ia berpendapat, sanksi itu bukanlah sebuah hal yang buruk bagi ZTE, malah akan berbalik menjadi hal yang baik kalau dilihat dari jangka panjang. Tiongkok dapat mempercepat pengembangan industri teknologi tinggi.

   Dr Shi menyatakan, asalkan Tiongkok mencurahkan dana, teknologi dan biaya tenaga kerja, ditambah lagi rantai industri yang berefisiensi tinggi, dirinya yakin Tiongkok sepenuhnya mampu untuk mencapai terobosan di bidang teknologi inti.


Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok