Rusia Laksanakan Gencatan Senjata Kemanusiaan di Guta Timur Suriah

2018-02-28 13:27:39

Rusia Laksanakan Gencatan Senjata Kemanusiaan di Guta Timur Suriah

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu pada Minggu malam (26/02) mengumumkan bahwa gencatan senjata kemanusiaan akan dilaksanakan selama 5 jam setiap hari di daerah Guta Timur, Damaskus, Suriah mulai dari hari Selasa (27/02). Hal itu dilakukan atas perintah Presiden Rusia Vladimir Putin,

Perang domestik Suriah telah berlangsung selama 7 tahun, jika ingin mengakhiri bencana kemanusiaan yang seperti neraka ini, maka berbagai pihak perlu berkonsultasi secara sabar, mengesampingkan perselisihan, dan terus mengupayakan kesepakatan, berupaya mendorong pelaksanaan resolusi gencatan senjata yang diluluskan DK PBB secara menyeluruh.

Menurut laporan media Rusia, Shoigu pada Minggu malam dalam sebuah rapat Kemhan Rusia mengatakan bahwa gencatan senjata kemanusiaan akan dilaksanakan setiap hari di daerah Guta Timur mulai dari 27 Februari pukul 9:00 hingga 14:00. Dia mengatakan bahwa daerah Guta Timur membuka jalur kemanusiaan yang dikhususkan untuk mengevakuasi warga sipil, koordinat dan lokasi jalur tersebut akan diumumkan dalam waktu dekat. Dia menyatakan bahwa pihak Rusia berpendapat gencatan senjata perlu dilaksanakan di daerah yang dikontrol AS demi membuka jalur kemanusiaan, agar warga sipil dapat pulang ke kampung halamannya dan memulai kehidupan seperti biasa.

DK PBB pada 24 Februari lalu meluluskan resolusi yang menuntut gencatan senjata minimal selama 30 hari di semua wilayah Suriah. Namun, pada 25 Februari, pertempuran meletus di sejumlah tempat di Suriah dan tidak dapat dihentikan. Tentara pemerintah dan militan golongan oposisi Suriah tetap terlibat konflik sengit di daerah Guta Timur. AS dan negara-negara Barat lainnya melancarkan serangan udara terhadap target 'ISIS' dan menewaskan puluhan warga sipil, sementara itu Turki juga terus melancarkan aksi militer terhadap militan Kurdi Suriah.

Kini, situasi Suriah sangat kacau, berbagai negara terkait melancarkan aksi milter di daerah yang berbeda. Setelah diluluskan resolusi DK tersebut, berbagai pihak saling menuding, sehingga mempersulit pelaksanaan resolusi tersebut.

Daerah Guta adalah pusat militan dari golongan oposisi Suriah yang berada tak jauh dari Damaskus. Menurut analis Rusia, AS dan negara-negara Barat menuntut gencatan senjata di daerah tersebut, tujuan utamanya ialah mencegah tentara pemerintah Suriah membebaskan daerah tersebut, sehingga AS dan sekutunya dapat terus menyediakan bantuan kepada golongan oposisi Suriah.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok