Situasi Semenanjung Korea Kembali Hadapi Lika-Liku

2018-01-31 13:12:59 CRI

Korea Utara membatalkan pertunjukan seni gabungan dengan Korea Selatan yang rencananya akan diadakan di Gunung Kumgang pada 4 Februari mendatang. Pembatalan itu sangat disesalkan pemerintah Korsel. Tidaklah mengejutkan jika kerja sama Korut dan Korsel menjelang Olimpiade Musim Dingin Peongchang tersebut berakhir buntu, hal ini dikarenakan proses perdamaian dan kerujukan tidak mungkin dapat diwujudkan dengan begitu mudah.

Menurut keterangan yang dirilis Kementerian Unifikasi Korea Selatan pada hari Senin (29/1), telegram dari pihak Korea Utara menyalahkan soal adanya liputan media Korsel yang terus menyangsikan 'ketulusan' Korea Utara untuk berpartisipasi dalam Olimpiade Musim Dingin yang akan diadakan di PyeongChang bulan depan. Hal ini membuat Korea Utara tidak memiliki pilihan kecuali membatalkan pertunjukan yang akan diadakan Gunung Kumgang tersebut.

Pada 9 Januari, Korut dan Korsel mengadakan pembicaraan tingkat tinggi pertama setelah lebih dari dua tahun. Kedua pihak sepakat mengenai partisipasi Korut dalam Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang

Kemudian pada 17 Januari, Korut dan Korsel sepakat untuk mengadakan pertunjukan seni gabungan di Gunung Kumgang sebelum Olimpiade Musim Dingin PyeongChang diselenggarakan.

Pemerintah Korsel menyesalkan pembatalan kegiatan tersebut, dan menyatakan bahwa langkah pertama perbaikan hubungan Korut-Korsel tidaklah gampang. Bukan hanya itu, Korsel pun menekankan kepada Pyongyang untuk melaksanakan semua kesepakatan yang telah dibuat antara kedua pihak di atas dasar saling menghormati dan memahami. Serangkaian kerja sama dan pertukaran Korut-Korsel terkait Olimpiade Musim Dingin Peongchang menimbulkan ketidak-puasan partai-partai konservatif dan sejumlah media Korsel. Partai Korea Liberal sebagai partai oposisi terbesar bahkan mengklaim bahwa Olimpiade Musim Dingin Peongchang akhirnya akan menjadi "Olimpiade Pyongyang". Golongan konservatif Korsel juga mengecam parade militer Korut telah merusak suasana damai Olimpiade Musim Dingin. Semua kecaman tersebut sulit diterima oleh Korut.

Memanfaatkan momen Olimpiade Musim Dingin kali ini, Korut telah mengajukan tiga persoalan kepada Pemerintah Korsel. Pertama, menghentikan laithan militer bersama dengan AS, dan memilih antara sekutu dan saudara setanahair; kedua, kedua pihak hanya membicarakan kerja sama kerujukan nasional, tidak membicarakan masalah nuklir; dan ketiga, mengontrol opini golongan konservatif di dalam negeri.

Di satu sisi, Korsel ingin memperbaiki hubungan dengan Korut pada kesempatan Olimpiade kali ini, namun di sisi lain, Korsel juga harus mempertimbangkan opini di dalam negeri dan sikap AS, itu merupakan ujian bagi Cheong Wa Dae.

Dibatalkannya kegiatan tersebut tidak akan mengganggu situasi keseluruhan kerja sama Korut-Korsel dalam Olimpiade Musim Dingin. Suasana dialog yang sulit dicapai hendaknya dihargai, kedua pihak seharusnya bertindak dengan pikiran jernih dan melaksanakan kesepakatan yang dicapai secara tulus.

Masyarakat internasional berharap agar Korut dan Korsel mencapai kerujukan, dan Olimpiade Musim Dingin terselenggara sukses. Kedua pihak terlebih diharapkan mempertahankan semangat saling mengerti dan saling menghormati, terus berdialog seusai Olimpiade Musim Dingin, demi memperkecil perselisihan dan mendorong kerujukan dan saling percaya.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok