Palestina: Yerusalem Tidak Boleh “Dijualbelikan”

2018-01-04 13:01:47 CRI

Amerika Serikat berniat memaksa Palestina kembali ke meja perundingan dengan memutuskan bantuan dana terhadap Palestina. Hal tersebut dikecam pihak Palestina pada hari Rabu kemarin (3/1). Pihaknya menegaskan bahwa Yerusalem tidak boleh "dijualbelikan".

Juru bicara Istana Kepresidenan Palestina Nabil Abu Rdainah mengatakan, perundingan perdamaian serta perdamaian sungguh-sungguh harus dibentuk pada dasar "kesahan". AS seharusnya menaati prinsip terkait Dewan Keamanan PBB dan Majelis Umum PBB, jika pihaknya memandang penting kepentingannya di Timur Tengah.

Gerakan Lawanan Islam Palestina (Hamas) pada hari yang sama mengumumkan komunike yang mengklaim ancaman AS adalah "pemerasan politik".

Presiden AS Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada tanggal 6 Desember 2017, dan juga akan memindahkan Kedutaan Besar AS untuk Israel dari Tel Aviv-Yafo ke Yerusalem. Hal ini ditentang oleh komunitas internasional pada umumnya.

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok