Jepang dan Korsel Bersedia Berpartisipasi dalam 'OBOR'

2017-12-21 12:02:15 CRI

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe baru-baru ini menyatakan keinginan untuk berpartisipasi dalam inisiatif 'Satu Sabuk Satu Jalan'. Analis berpendapat bahwa sikap yang ditunjukkan kedua negara tersebut pada inisiatif 'Satu Sabuk Satu Jalan' telah merefleksikan keinginan pemimpin kedua negara untuk memperbaiki hubungan dengan Tiongkok, dan juga membuktikan inisiatif tersebut sedang memperoleh pengakuan luas dari masyarakat internasional.

Menurut laporan Harian Chosun Ilbo Korea Selatan pada 19 Desember lalu, Moon Jae-in dalam sebuah jamuan makan malam untuk penanggungjawab kedutaan besar Korsel di luar negeri menekankan sebuah metode diplomasi yang beragam. Dia berharap dapat secepatnya bersinergi dengan inisiatif 'OBOR' Tiongkok, guna mempercepat perluasan kerja sama Korsel dengan dunia luar. Dalam kunjungannya di Tiongkok pada pertengahan Desember, Moon Jae-in dalam pembicaraan dengan pemimpin Tiongkok sempat menyatakan bahwa pihak Korsel bersedia berpartisipasi secara aktif dalam kerja sama pembangunan 'Satu Sabuk Satu Jalan', dan bersedia melakukan upaya bersama dengan Tiongkok dan negara-negara lain untuk membentuk komunitas senasib sepenanggungan manusia.

Kira-kira satu bulan yang lalu, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dalam pertemuan dengan pemimpin Tiongkok di Danang, Vietnam juga pernah menyatakan bahwa Jepang berharap meningkatkan pertukaran lapisan tinggi dengan Tiongkok, menjalin kerja sama ekonomi dan perdagangan yang saling menguntungkan dan win-win (menang bersama), serta secara aktif membahas kerja sama dalam kerangka konektivitas dan inisiatif 'Satu Sabuk Satu Jalan'.

Sikap pemimpin Jepang dan Korsel tersebut telah menunjukkan bahwa pembangunan 'Satu Sabuk Satu Jalan' tidak hanya merupakan sebuah kemajuan pada lapisan bilateral Tiongkok-Jepang dan Tiongkok-Korsel, tapi sekaligus juga merupakan kemajuan baru di kawasan Asia Timur Laut.

Kawasan Asia Timur Laut dengan ekonomi yang dinamis merupakan sebuah rantai penting dalam pembangunan 'Satu Sabuk Satu Jalan'. Inisiatif 'Satu Sabuk Satu Jalan' tidak hanya akan mendorong kerja sama yang terbuka antara negara-negara terkait, tapi juga akan mempersempit jarak antara lingkar ekonomi Asia Timur dengan lingkar ekonomi Eropa, serta mendatangkan energi positif untuk kemakmuran, perkembangan dan kestabilan kawasan.

Mengenai hal tersebut, Tiongkok menyambut baik keinginan Jepang dan Korsel untuk bekerja sama dalam kerangka inisiatif 'Satu Sabuk Satu Jalan'. Pihak Tiongkok selalu menekankan bahwa inisiatif 'OBOR' adalah platform kerja sama internasional yang penting, juga merupakan sebuah produk internasional yang penting. Meskipun inisiatif ini diajukan oleh Tiongkok, tapi merupakan milik seluruh dunia.

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok