ITU: Sampah Elektronik Global Tercatat 6,1 Kg. Perkapita

2017-12-14 15:51:59

Uni Telekomunikasi Internasional (ITU) dalam laporannya yang diluncurkan kemarin (13/12) menyatakan, jumlah sampah elektronik global pada tahun 2016 mencapai 44,7 juta ton, atau 6,1 kilogram perkapita. Sejalan dengan perkembangan lebih lanjut digitalisasi, sampah elektronik diperkirakan akan bertambah besar, hingga tahun 20121 akan bertambah sampai 17%.

ITU dalam laporannya menunjukkan, volume sampah elektronik global pada tahun 2016 mencapai 44,7 juta ton, sama beratnya dengan 6.700 Menara Eiffel, hanya 20% atau 8,9 juta ton di antaranya dapat dimanfaatkan kembali. Diperkirakan pada tahun 2021, sampah elektronik global akan bertambah sampai 17%, tercatat 52,2 juta ton. Di tengah sampah keluarga, sampah elektronik adalah bagian yang bertambah paling cepat.

Menurut statistik laporan tersebut, pada tahun 2016, volume total sampah elektronik di Asia tercatat 18,2 juta ton, jumlah yang paling banyak, sedangkan yang paling sedikit adalah Oseania dengan jumlah sebanyak 700 ribu ton. Ditinjau dari jumlah sampah elektronik perkapita, Oseania adalah paling tinggi, tercatat 17,3 kilogram, Asia tercatat 4,2 kilogram, Eropa sebagai 16,6 kilogram, benua Amerika 11,6 kilogram, yang paling sedikit adalah Afrika, hanya tercatat 1,9 kilogram.


Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok