Presiden Iran: AS Tidak Berhak Cabut Perjanjian Nuklir Iran secara Sepihak

2017-10-14 14:07:42

Presiden Iran Hassan Rouhani dalam pidato televisinya pada hari Jumat kemarin (13/10) mengatakan, Perjanjian Nuklir Iran adalah sebuah perjanjian internasional dan AS tidak berhak mencabutnya secara sepihak.

Rouhani mengatakan Perjanjian Nuklir Iran merupakan perjanjian multilateral, maka tidak boleh dibatalkan oleh presiden negara mana pun secara sepihak. Sikap Presiden AS Donlad Trump mengenai Perjanjian Nuklir Iran tidak disetujui pihak mana pun.

Rouhani menekankan, Perjanjian Nuklir Iran tidak mungkin dirombak. Irak akan terus melakukan kerja sama dengan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) dan PBB berdasarkan komitmennya. Jika kepentingan Iran di bawah Perjanjian Nuklir tidak dihormati, maka Iran akan tak segan-segan memberikan reaksinya.

Rouhani menegaskan kembali bahwa Iran akan terus meningkatkan kemampuan pertahanan dan secara lebih kokoh mengembangkan proyek peluru kendali balistik.

Kementerian Luar Negeri Iran dalam pernyataannya kemarin mengatakan, hanya IAEA yang berhak mengambil keputusan apakah Iran telah menaati perjanjian. IAEA dalam 8 laporan yang dirilis sebelumnya menyatakan bahwa Iran telah melaksanakan kewajibannya yang tercantum dalam Perjanjian Nuklir Iran.

Pernyataan Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan, Angkatan Bersenjata Iran, termasuk Pasukan Pengawal Revolusioner Islam adalah simbol kekuatan Iran, sekaligus pembela keamanan Iran. Tindakan apa pun yang menentang mereka akan dibalas Iran.



Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok