Dialog Adalah Satu-Satunya Solusi Masalah Semenanjung Korea

2017-09-12 12:53:12

Presiden Tiongkok Xi Jinping baru-baru ini berturut-turut mengadakan hubungan telepon dengan Presiden AS Donald Trump, Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Perancis Emmanuel Macron, untuk bertukar pendapat mengenai situasi Semenanjung Korea. Sebelumnya, dalam Pertemuan Para Pemimpin BRICS di Xiamen, Presiden Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin juga bertukar pendapat secara mendalam mengenai percobaan nuklir sekali lagi oleh Korut. Di saat percobaan nuklir putaran baru Korut sekali lagi mengguncang situasi dunia, para pemimpin berbagai negara besar telah menyatakan keprihatinan serius, juga menyatakan kesediaan untuk meningkatkan komunikasi, koordinasi dan kerja sama agar sedini mungkin menemukan solusi untuk menyelesaikan masalah Semenanjung Korea.

Dalam interaksi tersebut, pihak Tiongkok menyampaikan satu sinyal kuat, yaitu 'tiga upaya'. Pertama, mengupayakan denuklirisasi Semenanjung Korea; kedua, mengupayakan pemeliharaan perdamaian dan kestabilan Asia Timur Laut; dan ketiga, mengupayakan masalah Semenanjung Korea pada akhirnya dapat diselesaikan secara damai melalui dialog dan perundingan. Dua upaya pertama adalah target, sedangkan upaya ketiga adalah cara untuk mewujudkan target. Melihat dari sikap para pemimpin berbagai negara, berbagai pihak secara umum sepakat pada dua target, yakni mewujudkan denuklirisasi Semenanjung dan memelihara perdamaian dan kestabilan kawasan, namun mereka masih mempunyai sedikit perselisihan tentang bagaimana mewujudkan dua target tersebut.

Meski ada banyak solusi untuk menyelesaikan masalah Semenanjung Korea, tetapi jalan keluar satu-satunya ialah dialog.

Dialog untuk menyelesaikan masalah Semenanjung mengalami berbagai perubahan, sehingga sangat sulit untuk menghidupkan kembali dialog. Pihak Tiongkok mengusulkan "penghentian ganda", yaitu Korut menghentikan sementara kegiatan peluncuran rudal nuklir, dan sebagai imbalannya, AS dan Korsel menghentikan latihan militer berskala besar. "Penghentian ganda" ini tepat sasaran pada inti masalah, sekaligus menemukan akar permasalahan Semenanjung Korea, sehingga dapat mengatasi kesulitan masalah Semenanjung, juga dapat menjaga kepentingan berbagai pihak. Rancangan ini tidak dapat memuaskan berbagai pihak yang bertentangan pada masalah Semenanjung, namun bermanfaat untuk memecahkan krisis keamanan di Semenanjung Korea.

Prakarsa dan pikiran tersebut telah memperoleh semakin banyak perhatian dan pengakuan di dunia. Menurut pakar terkait Tiongkok, kini, situasi Semenanjung sangatlah berbahaya, berbagai pihak perlu mengemban tanggungjawab dan memberi kompromi yang relevan..


Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok