Ledakan di Stasiun KA Bawah Tanah St. Petersburg Kejutkan Dunia

2017-04-04 11:21:19

Masyarakat internasional dikejutkan oleh ledakan yang terjadi di stasiun kereta api bawah tanah St. Petersburg, Rusia pada hari Senin kemarin (3/4). Para politisi dunia internasional telah berturut-turut menyampaikan duka cita dan belasungkawa. Dewan Keamanan PBB kemarin dalam sebuah pernyataannya mengutuk keras ledakan tersebut, dan mendesak agar para pelaku diseret ke pengadilan. Pernyataan mengatakan, Dewan Keamanan dengan kata-kata yang paling keras mengutuk serangan teror di St. Petersburg, dan menyatakan belasungkawa mendalam kepada pemerintah dan rakyat Rusia.

Pernyataan meminta semua negara bekerja sama dengan pemerintah Rusia terkait serangan tersebut dengan berdasarkan hukum internasional dan kewajiban yang ditetapkan dalam resolusi terkait Dewan Keamanan.

Juru bicara Gedung Putih Sean Spicer dalam jumpa pers kemarin menyatakan, AS mengutuk serangan yang terjadi di stasiun kereta bawah tanah St. Petersburg, Rusia. Ia menyatakan, Presiden Donald Trump telah mendapatkan informasi mengenai serangan tersebut, dan AS menyatakan kecaman terhadap serangan tersebut. Spicer menyatakan, AS telah melakukan kontak dengan Rusia, akan tetapi pemimpin kedua negara belum mengadakan kontak telepon pasca kejadian.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Mark Toner dalam sebuah pernyataan kemarin menyatakan, AS mengecam serangan yang ditujukan kepada para penumpang kereta api bawah tanah di St. Petersburg. AS menyatakan belasungkawa mendalam kepada para korban tewas dan mendoakan para korban cedera dan rakyat Rusia.

Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson menyatakan kecaman terhadap ledakan di kereta bawah tanah di St. Petersburg dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban tewas.

Sementara itu, Perdana Menteri India Narendra Modi menyatakan sedih atas jatuhnya korban tewas dan luka-luka dalam serangan tersebut. Perdana Menteri Malaysia Najib tun Razak juga menyatakan kecaman keras terhadap serangan di St. Petersburg.

Komisaris Senior Uni Eropa untuk Urusan Diplomatik dan Keamanan, Federica Mogherini menyatakan, para menteri luar negeri negara-negara Uni Eropa di sela-sela pertemuannya di Luxemburg menyatakan solidaritas kepada Rusia.

Ketua Majelis Parlemen Dewan Eropa (PACE), Pedro Agramunt menyatakan terkejut atas ledakan yang terjadi di St. Petersburg. Ia menyebut kejadian itu sebagai “tragedi yang menakutkan” dan menyampaikan belasungkawa kepada para korban tewas.

Sekjen NATO Jens Stolterberg menyampaikan “belasungkawa mendalam” kepada rakyat Rusia yang terpengaruh ledakan tersebut.


Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok