Ledakan di Stasiun KA Bawah Tanah St. Petersburg Tewaskan 11 Orang

2017-04-04 11:21:56 CRI

Ledakan di Stasiun KA Bawah Tanah St. Petersburg Tewaskan 11 Orang

Ledakan di stasiun kereta api bawah tanah St. Petersburg, Rusia telah mengakibatkan 11 orang tewas dan disebut sebagai serangan teror. Menurut statistik terbaru dari Komisi Antiterorisme Rusia pada kemarin malam (3/4), total 11 orang tewas dan 45 orang cedera dalam insiden tersebut. Kejaksaan Agung Rusia menyebut ledakan itu sebagai serangan teror. Juru bicara Kejaksaan Agung, Alexander Kurennoy mengatakan, pihak kepolian tengah meninjau lokasi ledakan, dan pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait seluruh detail ledakan kali ini, dan akan menyelidiki faktor-faktor apa saja yang mengakibatkan kegagalan antisipasi terhadap serangan teror kali ini, sehingga tragedi serupa tidak terulang pada masa mendatang.

Presiden Rusia Vladimir Putin kemarin meletakkan karangan bunga di di depan stasiun Tekhnologichesky Institut sebagai tanda belasungkawa kepada para korban tewas. Putin menyatakan, penyebab ledakan masih belum jelas, apakah termasuk kesalahan teknis atau serangan teror, dan pihak penegak hukum masih melakukan penyelidikan,.

Sementara itu, Sekjen PBB Antonio Gutteres melalui juru bicaranya telah mengecam ledakan bom yang terjadi di stasiun kereta api bawah tanah St. Petersburg.

Ledakan bom terjadi di jalur antara Stasiun Sennaya Ploshchad dan Tekhnologichesky Institut. Rekaman ponsel dari para saksi mata menunjukkan gerbong kereta beserta pintu-pintunya hancur, sejumlah korban tewas dan luka-luka tergeletak di peron, dan dipenuhi dengan bercak darah.

Ada media yang melaporkan bahwa totalnya terjadi dua kali ledakan di jalur kereta api bawah tanah di St. Petersburg. Namun, Komisi Antiterorisme Rusia menyatakan hanya terjadi satu kali ledakan.

Setelah ledakan terjadi, otoritas setempat telah mengerahkan helikopter dan ambulans ke lokasi untuk mengevakuasi para korban cedera. Saat ini aksi penyelamatan telah selesai. Presiden Putin dan Perdana Menteri Medvedev menyampaikan simpati kepada keluarga para korban tewas dan luka-luka.


Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok