Masyarakat Korsel Himbau Batalkan Program “THAAD”

2017-03-07 11:47:15

Tokoh Partai Minjoo yang merupakan partai oposisi terbesar di Korea Selatan (Korsel) selaku Walikota Seongnam Provinsi Gyeonggi, Lee Jae-myung serta sejumlah wakil dari kalangan pengusaha di Seoul kemarin (7/3) menghimbau untuk membatalkan program sistem anti rudal “THAAD” yang ditempatkan di bagian selatan Korsel.

Lee Jae-myung dalam jumpa pers kemarin menunjukkan, penempatan sistem “THAAD” tidak bermanfaat bagi keamanan Korsel, yang mendapat manfaat adalah AS, sedangkan Korsel dan Tiongkok akan mengalami kerugian. Ia menyatakan, penempatan sistem “THAAD” akan menambah risiko perang di Semenanjung Korea, tidak bermanfaat bagi stabilitas kawasan.

Lee Jae-myung adalah salah satu peserta laten kampanye pemilihan presiden, kini tingkat dukungannya menempati urutan kelima menurut jajak pendapat.

Sejumlah wakil dari kalangan pengusaha Seoul dalam jumpa pers kemarin mengkritik penempatan sistem “THAAD” yang akan mempengaruhi kontak ekonomi dengan Tiongkok, sehingga mereka mengalami kerugian. Para wakil dari kalangan pengusaha menghimbau Lee Jae-myung serta politikus untuk mencegat program penempatan sistem “THAAD”, guna memelihara kerja sama ekonomi dengan Tiongkok.


Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok