Latihan Militer Bersama Korsel-AS Berdampak Negatif terhadap Perdamaian dan Kestabilan Regional

2017-03-02 12:34:02

Kementerian Pertahanan Korsel kemarin mengumumkan, latihan militer bersama Korsel-AS yang dinamakan “FE” telah dimulai pada hari Rabu (1/3). Latihan militer gabungan “FE” yang akan berlangsung selama 2 bulan ini merupakan latihan militer dengan skala terbesar dalam sejarah. Sedangkan latihan militer lainnya antara kedua negara, “KR” akan diadakan pada 13 Maret mendatang. Menurut perkiraan sejumlah media Korsel, latihan militer pada Maret mendatang mungkin adalah latihan militer gabungan yang terbesar dalam sejarah. Analis berpendapat, pada masa sensitif seperti sekarang, Korsel dan AS memperbesar skala latihan militer, sehingga sangat mungkin akan mendatangkan reaksi dari Korut, dan menjadi faktor ketidakpastian yang mempengaruhi perkembangan situasi Semenanjung Korea.

Terinformasi dari pihak militer Korsel, pada kemarin (1/3) siang, Menteri Pertahanan Korsel dan Menteri Pertahanan AS berbicara melalui telepon dan mengkaji situasi Semenanjung Korea serta ancaman rudal nuklir Korut. Menhan AS menyatakan bahwa AS bertekad membantu pertahanan Korsel, dan yakin dapat mengalahkan semua serangan yang ditujukan pada AS dan sekutunya. Menhan Korsel menunjukkan bahwa tahun ini perlu mengadakan latihan militer gabungan Korsel-AS di tingkat yang sama dengan tahun lalu.

Sebelumnya, media Korsel melaporkan bahwa sistem antirudal “THAAD” akan untuk pertama kalinya berpartisipasi dalam latihan militer gabungan “FR” dengan metode deduksi stimulasi. Namun ketika wartawan meminta konfirmasi dari Kemhan Korsel terkait berita tersebut, Kemhan Korsel menolak memberi tanggapan dan komentar mengenai laporan media terkait.

Analis berpendapat bahwa jika latihan militer kali ini melancarkan serangan terhadap Korut, maka pesawat pembom strategis tentara AS sanggup memikul tugas penting untuk menghancurkan fasilitas penting Korut, targetnya mungkin adalah tempat uji coba nuklir atau basis peluncuran rudal Korut.

Menurut laporan, pemimpin tertinggi Korut Kim Jung-un telah memerintahkan diadakannya demonstrasi kekuatan persenjataan berskala terbesar pada Hari Pembentukan Tentara Korut pada 25 April mendatang.

Latihan militer gabungan Korsel-AS kali ini merupakan yang terbesar dalam sejarah, diyakini akan memprovokasi pihak Korut, dan tak dapat dihindari akan memberi dampak negatif kepada perdamaian dan kestabilan di Semenanjung dan kawasan Asia Timur Laut.

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok