Jepang Harap Tingkatkan Persekutuan Dengan AS

2017-02-10 11:08:15

Jepang Harap Tingkatkan Persekutuan Dengan AS

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe kemarin (9/2) malam terbang ke AS untuk mengadakan pertemuan perdana dengan Presiden AS Donald Trump di Washington. Sebelum berangkat, Abe di bandara menyatakan, perjalanannya ke AS bertujuan untuk mengintensifkan persekutuan antara kedua negara, berupaya mendorong perkembangan hubungan ekonomi.

Kunjungan Abe didampingi oleh Wakil Perdana Menteri merangkap Menteri Keuangan Aso Taro dan Menteri Luar Negeri Fumio Kishida. Diperkirakan, pagi hari ini, Abe akan mengadakan pertemuan dengan Trump. Setelah pertemuan, Abe dan Trump akan menghadiri konferensi pers. Mengenai pertemuan dengan Trump, Abe menjelang keberangkatannya menyatakan harapan untuk meningkatkan persekutuan dengan AS.

Analis berpendapat, kerja sama antara Jepang dan AS di bidang perdagangan dan ekonomi akan menjadi topik utama dalam pertemuan kedua kepala negara. Setelah memangku jabatan presiden, Trump terus mengkritik Jepang mengenai masalah perdagangan dan nilai tukar. Trump menunjukkan, produk AS kurang lancar untuk memasuki pasar Jepang dan mencela pihak Jepang dengan sengaja menurunkan nilai tukar yen Jepang guna memperoleh keunggulan ekspor. Selain itu, karena Trump sudah mengumumkan bahwa AS akan mengundurkan diri dari Persetujuan Kemitraan Trans Pasifik (TPP), maka diperkirakan bahwa Trump akan mengajukan perundingan dengan Jepang mengenai persetujuan perdagangan bilateral dalam pertemuannya dengan Abe. Berkenaan dengan hal tersebut, Abe menyatakan akan membentuk hubungan ekonomi yang menang bersama.

Abe menyatakan, "hubungan ekonomi antara Jepang dan AS merupakan hubungan menang bersama, baik di masa lalu mau pun di masa depan. Kedua negara akan mendorong lebih lanjut perkembangan hubungan ekonomi di bawah peraturan bebas dan adil."

Menurut media Jepang, Abe dalam pertemuan akan menyerahkan "paket kebijakan" kepada Trump untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan penempatan tenaga kerja AS. Di antaranya termasuk menanam modal senilai US$ 150 miliar di bidang infrastruktur dalam kurun waktu 10 tahun, menyediakan 70 peluang tenaga kerja dan sebuah pasar pembangunan infrastruktur senilai US$ 450 miliar.

Rencana Abe untuk dengan sekuat tenaga membantu AS untuk menambah peluang tenaga kerja telah mengundang ketidakpuasan di dalam negeri Jepang. Ketua Partai Komunis Jepang Shii Kazuo dalam jumpa pers mengkritik Abe telah mengorbankan kepentingan Jepang untuk menerapkan apa yang disebut "rencana investasi" di AS.

Shii Kazuo menyatakan, "Abe mengurangi karyawan resmi Jepang, sebaliknya menambahkan peluang tenaga kerja di AS. Sebelum berangkat, Abe telah menyiapkan serangkaian daftar sumbangan. Apa yang dilakukan oleh Abe telah dijungkirbalikan sepenuhnya."

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok