Dunia Bertugas Berat dalam Pemberantasan Terorisme

2016-12-26 10:46:35

XINHUA: Menjelang pergantian tahun baru, dunia kembali tersaput bayangan gelap terorisme.

Di Jerman, sebuah truk menabrak sebuah pasar Natal di bagian barat Berlin pada 19 Desember sehingga 12 orang tewas. Pada 23 Desember, dua pria asal Kosovo ditangkap dengan tuduhan ingin melancarkan serangan teror di Oberhausen, salah satu pusat perbelanjaan di Jerman.

Pada 19 Desember, Duta Besar Rusia untuk Turki, Andrey Karlov tewas ditembak seorang teroris saat berpidato di acara pembukaan pameran. Presiden Rusia Vladimir Putin mengecam pembunuhan Karlov sebagai tindakan keji lain lagi dari teroris.

Pada 23 Desember, pihak kepolisian Australia menggagalkan intrik serangan teror dengan Melbourne sebagai sasarannya. Sebanyak 7 tersangka ditangkap. Hasil investigasi menunjukkan, kaum tersangka mengakui terhasut pikiran ISIS.

Menurut laporan media AS, ISIS baru-baru ini menghasut di media sosial agar para pendukungnya melancarkan serangan di jalan, warung kopi, pasar dan toko, dan telah menyediakan beberapa sasaran di AS, Kanada, Perancis dan Belanda untuk diserangi.

Serangan teror yang terjadi secara beruntun telah sekali lagi membuktikan bahwa kekerasan dan terorisme tidak mengenal perbatasan. Kawasan Timur Tengah dan Eropa telah menjadi daerah terparah serangan teror.

Seperti apa yang dikatakan juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hua Chunying bahwa terorisme adalah musuh bagi umat manusia. Pemberantasan terorisme kekerasan seharusnya menjadi kewajiban dan tugas prioritas bersama bagi masyarakat internasional. Dalam upaya pemberantasan terorisme, masyarakat internasional hendaknya meningkatkan kerja sama, mengesampingkan “standar ganda” dan memainkan peranan PBB dalam perjuangan anti terorisme.

Sementara itu, peperangan di Suriah harus diakhiri sedini mungkin agar para pengungsi dapat kembali ke kampung halamannya. Negara-negara Barat harus berhati-hati dalam menggunakan kekuatan bersenjata.

Selain itu, masyarakat internasional hendaknya menerapkan pemerintahan global yang mengutamakan kesetaraan dan keadilan untuk menggantikan pola pemerintahan global yang lama.


Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok