Apakah Struktur Geopolitik Alami Perubahan Akibat Perbaikan Hubungan Rusia dan Turki?

2016-08-11 11:12:27

Pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan hari Selasa (9/8) di Saint Petersburg telah mengundang perhatian umum, untuk pertama kali kedua presiden mengadakan pertemuan setelah memburuknya hubungan kedua negara akibat pesawat tempur Rusia ditembak jatuh pada akhir tahun lalu. Analis berpendapat, sebagai dua negara besar di pusat kawasan Asia-Eropa, pendirian Rusia dan Turki semakin mendekat dalam masalah regional mau pun internasional.

Kekacauan situasi di kawasan Timur Tengah mengakibatkan Turki menjadi korban dalam perang “anti terorisme” yang didominasi oleh negara-negara Barat, sedangkan kepentingannya tidak mengundang perhatian cukup dari negara-negara Barat. Setelah terjadinya kudeta gagal pada tanggal 15 Juli, kekuasaan Erdogan menjadi lebih kuat, ia menyadari ancaman dari “Negara Islam” atau ISIS.

Analis berpendapat, memanasnya hubungan antara Rusia dan Turki mempunyai arti penting bagi penyelesaian bentrokan di daerah Nagorno-Karabakh dan kestabilan situasi daerah, kerja sama antara kedua pihak di daerah Trans-Kaukasus akan memainkan peranan pendorong yang nyata di daerah tersebut.

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok