“Pelayaran Bebas” ala AS Ganggu Ketertiban Maritim Internasional

2016-07-27 10:00:00

“Pelayaran Bebas” ala AS Ganggu Ketertiban Maritim Internasional

Selama ini Amerika Serikat (AS) terus meningkatkan kehadiran militernya di kawasan Laut Tiongkok Selatan (LTS) dengan alasan “menjamin kebebasan pelayaran”. Akan tetapi, apa yang disebut “pelayaran bebas” yang disebut AS pada hakikatnya adalah tingkah laku yang menantang Konvensi Hukum Laut PBB (UNCLOS) dan ketertiban maritim internasional. Tingkah lakunya telah menantang dan merugikan kedaulatan dan keamanan belasan negara pantai termasuk Tiongkok, bahkan telah merusak perdamaian dan stabilitas kawasan.

Nyata sekali, “rencana pelayaran bebas” AS sama sekali bertentangan dengan Konvensi Hukum Laut PBB serta peraturan hukum internasional tentang pelayaran bebas. Rencana AS justru adalah aksi balasan yang ditujukan pada Konvensi Hukum Laut PBB. Maksudnya adalah menjadikan “pelayaran bebas” sebagai “kebebasan mutlak” yang terikat pembatasan apa pun. Dalam pelaksanaan “rencana pelayaran bebas” tersebut, AS berperan sebagai pendakwa, hakim, juri dan executioner.

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok