Kemlu Tiongkok Menanggapi Pernyataan Michael Pempeo

2019-10-23 11:58:29

Berkenaan pernyataan Menteri Luar Negeri AS Michael Pempeo yang menyatakan bahwa perusahaan AS sulit memperoleh keuntungan di Tiongkok, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hua Chunying hari Selasa kemarin (22/10) dalam jumpa pers menyatakan, entah dari mana kesimpulan Pempeo tersebut berasal.

Pada hari Senin lalu (21/10) Pempeo mengatakan, pemerintah Tiongkok menerapkan pengelolaan lengan panjang terhadap perusahaan AS, mencuri HaKI dan memaksa peralihan teknologi, sehingga banyak perusahaan AS sulit memperoleh keuntungan di Tiongkok. Ketika menjawab pertanyaan itu, Hua Chunyun mengatakan, publik mengetahui, pengelolaan lengan panjang merupakan alat sanksi unilateral dan tindakan bullying AS berdasarkan hukum negaranya terhadap entitas negeri dan perorangan asing. Penyalahgunaan pengelolaan lengan panjang boleh dikatakan adalah sebuah HaKI milik AS. Pihak Tiongkok selalu menentang dengan tegas, tidak berminat dan juga juga tidak ingin mencurinya. Mengenai sulitnya perusahaan AS memperoleh keuntungan di Tiongkok, Laporan Penyelidikan Iklim Bisnis Tiongkok yang dikemukakan Dewan Bisnis AS-Tiongkok (USCBC) menunjukkan bahwa 97 persen responden menyatakan memperoleh keuntungan di pasar Tiongkok, 74 persen perusahaan anggota Kamar Dagang AS-Tiongkok berencana memperbesar investasinya di Tiongkok, dan 95 persen perusahaan anggota Kamar Dagang AS-Tiongkok menyatakan tak pernah dituntut untuk mengalihkan teknologi kepada Tiongkok.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok