Komisi Hubungan Luar Negeri KRN Tiongkok Tanggapi Pengesahan RUU HAM dan Demokrasi Hong Kong di Kongres AS

2019-10-17 10:33:40

Komisi Hubungan Luar Negeri Kongres Rakyat Nasional (KRN) Tiongkok Rabu kemarin (16/10) memublikasikan pernyataan sebagai respons terhadap pengesahan RUU HAM dan Demokrasi Hong Kong tahun 2019 di Kongres AS. Berikut pernyataan selengkapnya:

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS pada 15 Oktober lalu meluluskan apa yang disebut RUU HAM dan Demokrasi Hong Kong 2019 yang diajukan oleh sejumlah kecil anggota DPR, secara terang-terangan mencampuri urusan Hong Kong, dan secara kasar mengintervensi urusan dalam negeri Tiongkok. KRN Tiongkok menyatakan kecaman keras dan tentangan tegas atas tindakan AS tersebut.

Sejak kembalinya Hong Kong ke pangkuan tanah air, “satu negara dua sistem”, “pemerintahan Hong Kong oleh warga Hong Kong” serta otonomi tingkat tinggi telah dilaksanakan secara menyeluruh dan efektif di Hong Kong, dan telah mencapai sukses yang diakui umum. Saudara-saudara setanah air Hong Kong memiliki hak kebebasan dan demokrasi yang luas yang dijamin oleh UUD Republik Rakyat Tiongkok, Undang Undang Pokok Hong Kong serta hukum lainnya yang berlaku di Daerah Administrasi Khusus Hong Kong. Akan tetapi, dengan sikap yang sengaja memutarbalikkan kenyataan, sikap yang tidak mengindahkan hukum internasional serta patokan pokok hubungan internasional, DPR AS sengaja menutup matanya terhadap kejahatan kekerasan yang berciri khas terorisme yang dilakukan para perusuh radikal dan elemen kekerasan, yang pada hal sudah merusak keamanan dan kestabilan Hong Kong dan telah secara terang-terangan menantang prinsip “satu negara dua sistem”. Dengan sikap yang mengabaikan aspirasi masyarakat Hong Kong, dan dengan kedok membela “HAM” dan “demokrasi”, DPR AS sebenarnya tengah melakukan hal-hal yang mengacaukan Hong Kong untuk membendung perkembangan Tiongkok.

Hong Kong adalah Hong Kong Tiongkok. Urusan Hong Kong adalah urusan intern Tiongkok, yang mutlak tidak boleh dicampur tangan oleh kekuatan asing mana pun. Tiongkok dengan keras menuntut Kongres AS dan sejumlah politikus terkait segera menghentikan campur tangannya terhadap urusan Hong Kong, menaati hukum internasional dan patokan pokok hubungan internasional, segera menghentikan upayanya yang mendorong pembahasan rancangan undang-undang terkait Hong Kong, dan berbuat lebih banyak hal-hal yang menguntungkan perkembangan jangka panjang dan kepentingan fundamental Tiongkok dan AS.



Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok