Hubungan Tiongkok-Nepal Masuki Era Baru

2019-10-14 10:43:56

Presiden Tiongkok Xi Jinping kemarin (13/10) mengakhiri kunjungannya selama dua hari di Nepal. Untuk pertama kali presiden Tiongkok mengadakan kunjungan kenegaraan di Nepal berselang 23 tahun lamanya, hubungan kedua negara telah memasuki era baru kerja sama yang bersahabat.

Pertama, hubungan bilateral mempunyai kedudukan yang baru. Dalam kunjungan historik Presiden Xi Jinping di Nepal, pemimpin Tiongkok dan Nepal mengumumkan untuk membangun kemitraan kerja sama strategis yang berorientasi pada perkembangan, kemakmuran dan persahabatan turun-temurun. Ini berarti bahwa kemitraan kerja sama menyeluruh yang ditentukan pada 10 tahun lalu telah ditingkatkan pada kemitraan kerja sama strategis, berarti bahwa masa depan kedua negara akan mempunyai prospek kerja sama lebih luas, yaitu berorientasi pada perkembangan dan kemakmuran.

Kedua, perkembangan kerja sama Tiongkok-Nepal akan menghadapi kesempatan baru. Pada tahun lalu, nilai perdagangan bilateral antara kedua negara tercatat 1,1 miliar dolar AS, investasi Tiongkok di Nepal melebihi 300 juta dolar AS. Sebagai mitra penting Tiongkok dalam mendorong kerja sama “sabuk dan jalan” di Asia Selatan, kebijakan Nepal untuk membangun “negara perhubungan darat” berkoneksi lancer dengan “sabuk dan jalan”. Hal itu bermanfaat bagi Nepal untuk mewujudkan prospek indah “makmur Nepal, bahagia Nepal”. Nepal yang kaya akan sumber daya pariwisiata adalah negara tujuan pariwisata warga Tiongkok yang pertama di Asia Selatan. Sekitar 150 ribu wisatawan Tiongkok bertamaya ke Nepal pada tahun lalu.

Yang terakhir, saling percaya antara kedua negara di bidang politik akan menjadi lebih kukuh. Kedua negara akan terus saling mendukung pada masalah yang berkaitan dengan kepentingan inti masing-masing. Xi Jinping menunjukkan, Tiongkok akan terus mendukung kemerdekaan, kedaulatan dan keutuhan wilayah Nepal. Ia menekankan, siapapun yang mengadakan kegiatan separatis di Tiongkok pasti akan gagal. Kekuatan asing manapun yang mendukung kegiatan separatis di Tiongkok adalah impian yang tak terwujudkan. Perdana Menteri Nepal Khadga Prasad Sharma Oli menyatakan, pihak Nepal tidak mengizinkan kekuatan manapun untuk mengadakan kegiatan separatis di wilayah Nepal. Ini telah meletakkan dasar politik yang kukuh demi koneksi strategis perkembangan, saling belajar pengalaman perkembangan, mengadakan kerja sama pragmatis di bidang-bidang ekonomi, kebudayaan dan kehidupan rakyat.

Tiongkok dan Nepal mempunyai puncak tertinggi dunia Qomolangma, Gunung Himalaya menjadi jembatan persahabatan kedua negara. Tahun depan adalah genap 65 tahun penggalangan hubungan diplomatik antara kedua negara. Berdiri di titik tolak yang baru, Tiongkok dan Nepal sebagai teman baik yang saling menghormati dan saling percaya, mitra baik yang saling menguntungkan dan tetangga rukun yang saling belajar, sahabat baik yang saling membantu, pasti akan terus meningkatkan saling percaya di bidang politik, mendorong keterbukaan dan perpaduan, membangun komunitas senasib sepenanggungan, mendorong persahabatan kedua negara trans Gunung Himalaya ke level yang baru.


Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok