Li Keqiang Temui Presiden Rusia Putin

2019-09-19 12:00:52

Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang mengadakan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Krimlin, Moskow pada Rabu kemarin (18/9).

Li Keqiang menyatakan, Tiongkok dan Rusia adalah negara tetangga rukun, tahun ini adalah genap 70 tahun penggalangan hubungan diplomatic antara kedua negara. Belum lama berselang, pemimpin kedua negara sepakat untuk meningkatkan hubungan Tiongkok-Rusia sebagai kemitraan koordinasi strategis komprehensif pada era baru. Kunjungan kali ini bertujuan untuk mengadakan pertemuan ke-24 antara PM kedua negara yang ke-24, merancang pertukaran dan kerja sama kedua negara di berbagai bidang, pertemuan mencapai hasil baru. Hubungan kedua negara yang berkembang secara sehat dan stabil tidak hanya menguntungkan kedua pihak, juga bermanfaat bagi kawasannya bahkan seluruh dunia. Tiongkok bersedia memperkokoh persahabatan dengan Rusia, memperdalam kerja sama, meningkatkan pertukaran, memelihara sistem internasional yang berintisari pada PBB dan sistem perdagangan multilateral yang berdasarkan peraturan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Hal ini mempunyai arti penting bagi kemakmuran, perdamaian dan kestabilan dunia.

Li Keqiang menunjukkan, prospek kerja sama Tiongkok-Rusia sangat luas, Tiongkok bersedia menyinergikan inisiatif “sabuk dan jalan” dengan Persekutuan Ekonomi Eurasia, meningkatkan skala dan kualitas perdagangan bilateral. Tiongkok sedang melakukan perluasan dan keterbukaan lebih lanjut, potensi pasar sangat luas, dan akan mendatangkan peluang lebih banyak kepada perusahaan manca negara, termasuk Rusia. Kedua pihak diharapkan berteguh pada saling terbuka, melonggarkan peraturan investasi dan akses pasar, guna menciptakan lebih banyak peluang kerja sama demi perusahaan kedua negara.

Putin menyatakan ucapan selamat atas HUT-70 berdirinya Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Dia menyatakan, hubungan dengan Tiongkok adalah arah perkembangan prioritas diplomasi Rusia. Selama 70 tahun sejak berdirinya RRT, hubungan dan kerja sama kedua negara telah mencapai prestasi nyata, kini sudah berkembang menjadi kemitraan koordinasi strategis komprehensif pada era baru. Hubungan Rusia-Tiongkok merupakan unsur stabil penting dalam hubungan internasional. Rusia bersedia menyiergikan strategi pembangunan dirinya dengan inisiatif “sabuk dan jalan”, terus memperluas skala perdagangan bilaterael dan mendorong pembangunan bersama.


Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok